Ekonomi

Komisi IV DPR: Tak Ada Food Estate Palsu, Tapi Kementan Mark Up Data!

Komisi IV DPR: Tak Ada Food Estate Palsu, Tapi Kementan Mark Up Data!
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin (Instagram/sudin.se)

AKURAT.CO Komisi IV DPR menemukan sejumlah kejanggalan dalam program food estate Kementerian Pertanian (Kementan). Terutama, menyangkut data. 

"Perlu saya tegaskan tidak ada food estate palsu. Yang ada adalah data di-mark up oleh Kementerian Pertanian dari hasil food estate," kata Ketua Komisi IV DPR, Sudin dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Ia menjelaskan, jika program food estate palsu, maka tidak ada potensinya untuk menghasilkan hasil-hasil pertanian.

baca juga:

Oleh karena itu, ia berani memastikan, yang benar saat ini adalah program food estate memiliki potensi besar untuk stok pangan Indonesia.

"Saya juga tergelitik baca di media, food estate palsu, enggak ada yang palsu food estate. Kalau palsu itu berarti tidak ada food estatenya tidak ada potensinya. Tapi ini ada food estatenya yang kurang pas adalah laporan perihal produksinya," terangnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa Komisi IV sepakat membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk menyelidiki food estate di berbagai wilayah.

"Kita sudah sepakat saya diminta untuk membuat Panja perihal food estate diberberapa wilayah," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan melaksanakan program food estate bukan perkara mudah. Menurutnya, di sektor pertanian ada kendala atau faktor alam yang mempengaruhi hasil produksi tani.

"Bukan seperti membalik tangan. Berhadapan dengan lahan, berhadapan dengan hama, berhadapan cuaca, berhadapan dengan orang. Butuh kesabaran untuk mengurusnya," ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Senin (16/1/2023).[]