News

Komisi III Minta Polri Koordinasi dengan Pihak Imigrasi Cabut Paspor Joseph Paul Zhang

Paspor terduga pelaku penista agama, Joseph Paul Zhang terancam ditarik.


Komisi III Minta Polri Koordinasi dengan Pihak Imigrasi Cabut Paspor Joseph Paul Zhang
Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2020). (AKURAT.CO/Oktaviani)

AKURAT.CO, Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani, mendesak Polri segera melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM RI untuk menarik atau mencabut paspor terduga pelaku penista agama, Joseph Paul Zhang.

Pasalnya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) telah memastikan, bahwa yang bersangkutan sudah berada di luar negeri sejak 2018 lalu. 

Menurut Arsul Sani, langkah penarikan atau pencabutan paspor tersebut dapat dilakukan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Hukum Dan HAM RI (Permenkumham) No. 8 Tahun 2014.

"Berdasarkan Pasal 25 Permenkumham tersebut, maka jika pemegang paspor telah dinyatakan sebagai tersangka atas perbuatan pidana yang diancam dengan hukum paling kurang lima tahun atau statusnya dalam red-notice interpol," jelas Arsul dalam keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).

"Dengan demikian maka paspornya dapat ditarik oleh pejabat imigrasi yang berwenang," sambungnya.

Arsul menilai, dalam ini Joseph Paul Zhang dapat ditetapkan menjadi tersangka atas dasar Pasal 28 UU ITE dan Pasal 156A KUHP yang ancaman pidananya lebih dari 5 tahun.

Selain itu, lanjut Arsul, Joseph Paul Zhang juga dapat diproses red notice ke Interpol jika tidak memenuhi panggilan Polri.

"Oleh karenanya, berdasar Pasal 25 tersebut maka dapat dilakukan penarikan paspor," terangnya.

Jika ternyata penarikan paspor tidak dapat dilaksanakan karena yang bersangkutan tidak diketahui keberadaannya dan karenanya paspornya secara fisik tidak dapat ditarik, maka Arsul meminta agar Ditjen Imigrasi menggunakan kewenangan mencabut paspor Joseph Paul Zhang.

"Kewenangan pencabutan paspor berdasarkan Pasal 35 huruf h yang menetapkan pencabutan paspor dalam hal upaya penarikan tidak bisa dilakukan," tegasnya.

Seperti diketahui, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan bahwa bedasarkan penelusuran, Jozeph Paul Zhang saat ini berada di Jerman.

"Polri telah melakukan koordinasi dengan Kementerian luar negeri, Direktorat Jenderal Umigrasi dan juga Interpol, karena patut diduga yang bersangkutan ada di luar negeri. Sampai sejauh ini penelusuran dari Polri yang bersangkutan ada di negara Jerman," kata Rusdi di Mabes Polri, Senin (19/4/2021).[]