News

Komisi III DPR Minta Korban Briptu Nikmal Diberi Perlindungan Perkembangan Jiwa

Sari juga menyerukan agar Polri, secara aktif melakukan pembinaan terhadap anggotanya,


Komisi III DPR Minta Korban Briptu Nikmal Diberi Perlindungan Perkembangan Jiwa
Ilustrasi Pemerkosaan (AKURAT.CO/Luqman Hakim Naba)

AKURAT.CO, Anggota Komisi III DPR RI, Sari Yuliati meminta agar korban pemerkosaan anggota kepolisian di Polsek Jailolo Selatan, Halmahera Barat, Maluku Utara (Malut) mendapat perhatian dan perlindungan maksimal.

Sebab, menurut Sari, nantinya akan adanya efek trauma akibat kekerasan seksual yang bisa dialami korban seumur hidupnya.

“Kami juga meminta Komnas HAM  dan KPAI serta LPSK (lembaga perlindungan saksi dan korban) untuk memantau dengan ketat perkembangan jiwa si korban,” ujar Sari sebagaimana yang dikutip AKURAT.CO, dalam keterangan tertulis, Kamis (24/6/2021).

Sari juga menyerukan agar Polri, secara aktif melakukan pembinaan terhadap anggotanya, agar bisa mewujudkan Polisi yang Presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan).

“Di tengah institusi Polri yang sedang berusaha keras memperbaiki  citra Kepolisian dengan sebaik-baiknya, apa yang dilakukan Oknum itu justru menghancurkannya. Oleh sebab itu pelaku harus dipecat dan dihukum seberat-beratnya. Hal ini jangan sampai menurunkan lagi kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ungkapnya.

Sementara bagi tersangka yakni Briptu Nikmal, Anggota Fraksi Partai Golkar itu meminta agar kasus diusut secara tuntas sesuai proses hukum yang berlaku.

"Itu perbuatan tercela yang sangat biadab. Apalagi korban adalah anak di bawah umur dan pelakunya adalah polisi yang seharusnya melindungi masyarakat,” katanya.

Karena itu, Sari mendesak supaya pelaku harus diberikan hukuman seberat-beratnya, karena sebagai polisi mestinya dapat mengayomi dan melindungi masyarakat.

“Hukum berat dan harus bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku atau siapapun yang coba-coba memikirkan apalagi sampai mengulangi perbuatan itu,” tegasnya.