News

Komisi II Gelar Rapat Konsinyering Bahas Penyelenggaraan Pemilu

Guspardi menyebut bahwa ada beberapa agenda yang akan dibahas mengenai persiapan pemilu 2024 mendatang. 


Komisi II Gelar Rapat Konsinyering Bahas Penyelenggaraan Pemilu
Anggota Komisi II fraksi PAN, Guspardi Gaus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2020). (Oktaviani)

AKURAT.CO, Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus mengatakan bahwa Komisi II menyelenggarakan rapat konsinyering bersama Kemendagri dan penyelenggara pemilu selama tiga hari ke depan. 

Guspardi menyebut bahwa ada beberapa agenda yang akan dibahas mengenai persiapan pemilu 2024 mendatang. 

"Di antaranya melakukan penyempurnaan atas rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait tahapan, program, dan jadwal Pemilu 2024. Termasuk juga membahas lebih detil terkait aspek anggaran yang dinilai masih jumbo," kata Guspardi dalam keterangannya, Jumat (13/5/2022). 

baca juga:

Di samping itu, kata Guspardi, Komisi II dan Pemerintah terus meminta KPU dan Bawaslu untuk mengefisienkan anggaran dari pengajuan awal yaitu Rp86 triliun dan terakhir sudah di rasionalisasi menjadi sekitar Rp76 triliunan.

"Anggaran penyelenggaraan Pemilu 2024 belum disepakati hingga saat ini. Kemudian soal lamanya durasi masa kampanye juga belum disepakati oleh KPU, pemerintah maupun DPR," ujar Politisi PAN ini.

Legislator asal Sumatera Barat itu menjelaskan, KPU mengusulkan kampanye berlangsung 120 hari dan  pemerintah ingin 90 hari. 

Sementara, menurut sejumlah fraksi Komisi II mengusulkan masa kampanye yang lebih singkat yaitu sekitar 60-75 hari. Hal itu bertujuan untuk memberikan efektivitas dan efisiensi terhadap tahapan, pengadaan dan penyebaran logistik. 

Kendati demikian, Anggota Baleg DPR RI itu menyebut bahwa akan ada pembahasan mengenai soal penggunaan sistem digital (e-recap). Di mana sebelumnya pada pilkada serentak kan sudah pakai e-recap walaupun baru bersifat uji coba. 

"Kalau nanti kita sepakati menjadi permanen,  tentu ini akan berkonsekuensi dengan pengadaan internet dan lain sebagainya. Juga mengenai standar prosedur dan lamanya penyelesaian sengketa pemilu, " ucap Guspardi. 

"Kita berharap persiapan pemilu 2024 ini hendaknya lebih paripurna, karena dari awal kita ingin mendesain dan membuat konsep Pemilu 2024 harus lebik baik dari pemilu sebelumnya," pungkasnya. []