Tech

Kominfo: Indonesia Harus Jadi Pemain Ekosistem Digital Perjalanan Umrah


Kominfo: Indonesia Harus Jadi Pemain Ekosistem Digital Perjalanan Umrah
penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia yang diwakili Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dan pemerintah Arab Saudi yang diwakili oleh Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Arab Saudi, Abdullah Alswaha, di Riyadh, Kamis (4/7).  (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut kerjasama dengan Kerajaan Arab Saudi yang melibatkan Tokopedia dan Traveloka diperuntukkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar dalam ekosistem perjalanan umrah digital.

Menteri Kominfo Rudiantara, mengatakan Kerajaan Arab Saudi saat ini tengah berupaya mewujudkan visi pengembangan digital pada 2030. Termasuk dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah dan paket lainnya.

"Yang saya ingin adalah secure 10 tahun ke depan, saya tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar, dari aplikasi yang dikembangkan secara internasional," ujar Menteri Kominfo Rudiantara, Senin (22/7) di Gedung DPR MPR RI, Jakarta.

Menurutnya, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tidak segan menghubungi negara di dunia untuk meminta mengembangkan aplikasi yang dapat membantu penyelenggaraan ibadah umrah dan paket wisata lainnya.

"Indonesia akan menjadi pasar, itu yang saya tidak mau. Orang indonesia tidak ingin, misalnya Facebook (akhirnya) menawarkan umrah karena diminta Saudi Arabia," ungkapnya.

Indonesia merupakan representasi 10 persen dari total jemaah umrah, kata Rudiantara. Untuk itu, perlu adanya kerjasama yang juga melibatkan dua unicorn di Tanah Air agar bisa terlibat dalam pengembangan tersebut. 

Langkah ini pun bisa menjadikan Indonesia pemain dalam ekosistem bisnis digital tersebut. Kendati demikian, bukan berarti Traveloka dan Tokopedia akan menjadi PPIU karena sudah ada aturan terkait hal ini di Kementerian Agama. 

"Kita ini istilahnya coba baik baikin Kerajaan Arab Saudi agar bisa juga ikut (pengembangan), dan sejalan dengan kebijakan yang ada di Indonesia. Jadi ini prosesnya demikian," tuturnya.[]

Andre Purwanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu