Tech

Kominfo Gencarkan Pemanfaatan Ruang Digital

Pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi harus diimbangi dengan kecakapan digital masyarakat


Kominfo Gencarkan Pemanfaatan Ruang Digital
Peresmian BTS 4G Desa Usuren, Siresi dan Kasi Indah di Provinsi Papua Barat. (kominfo.go.id)

AKURAT.CO Setelah tersedianya layanan BTS 4G, Kementerian Komunikasi dan Informasi secara bersamaan akan menggencarkan sosialisasi literasi digital untuk masyarakat guna memanfaatkan ruang digital. Hal tersebut dilakukan agar pembangunan infrastruktur teknologi dan informasi yang merata bisa diimbangi dengan kecakapan digital masyarakat.

“Setelah tersedia layanan BTS 4G maka selanjutnya memanfaatkannya secara cerdas dan berguna melalui pemanfaatan ruang digital untuk ekonomi digital, UMKM, ultra mikro, untuk layanan pendidikan, layanan kesehatan dan yang lainnya itu bisa digunakan,” ungkap Menteri Kominfo Johnny G. Plate, dilansir dari laman resmi Kemkominfo. 

Johnny juga berharap agar masyarakat bisa mengambil bagian penting di dalam ruang digital. Khususnya dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk aktivitas ekonomi digital. 

Pemerintah sendiri memiliki program kecakapan digital untuk tingkat dasar, menengah dan lanjutan. Pelatihan ini dilakukan untuk mendorong stimulus pembangunan sumber daya manusia digital Indonesia. 

"Pelatihan tingkat paling dasar melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD),  pelatihan tingkat menengah melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) yang dikhususkan bagi kalangan muda, dan Digital Leadership Academy (DLA) untuk menghasilkan master-master, mentor-mentor, policy maker untuk menghasilkan kebijakan digital di daerah kita masing-masing," jelas Johnny.

Pada pelatihan tingkat dasar, Kemenkominfo menargetkan ada 12,5 juta masyarakat mengikuti program GNLD di tahun 2021. Dalam program tersebut terdapat empat kurikulum, yaitu Digital Skills, Digital Ethics, Digital Safety, dan Digital Culture. 

Melalui Program GNLD, pemerintah ingin agar masyarakat dapat memanfaatkan di berbagai sektor, seperti sektor pendidikan melalui tele-education dan sektor kesehatan melalui tele-health untuk berkonsultasi dan melakukan proses belajar melalui ruang digital.

Untuk pelatihan tingkat menengah melalui program Digital Talent Scholarship (DTS), dikhususkan bagi kalangan muda. Setidaknya ada 100 ribu pelatihan DTS pada tahun 2021 ini. Pada tahun berikutnya, diharapkan DTS bisa menyediakan hingga 200 ribuan pelatihan. 

Pada program DTS sendiri Kemkominfo sudah menyediakan berbagai program pelatihan, seperti Cloud Computing, Big Data, Artificial Intelligence, Internet of Things, Virtual Reality, Augmented Reality, Digital Marketing, dan lain sebagainya.