Lifestyle

Koleksi Pakaian Life After 1998 Terinspirasi dari Kehidupan Minoritas yang Dikucilkan

Nichol Elenna, desainer yang menempuh pendidikan cukup lama di Prancis,  merilis koleksi busana bertemakan Life After 98

Koleksi Pakaian Life After 1998 Terinspirasi dari Kehidupan Minoritas yang Dikucilkan
Koleksi daei Life After 98 (Photographer_Théodore Valcke )

AKURAT.CO, Nichol Elenna, desainer yang menempuh pendidikan cukup lama di Prancis,  merilis koleksi busana bertemakan Life After 98. 

Dari total 6 tampilan setelan baju yang diperlihatkan dari koleksi itu, Nichol mengaku semuanya terinspirasi dari tragedi kerusuhan di Jakarta pada 1998.

"Life After 98 ini berasal dari kejadian di tahun 1998. Jadi aku mengangkat tragedi tahun 98 itu. Walaupun aku sendiri lahir di tahun 1999, tapi semenjak aku tinggal di luar negeri, aku merasakan kembali impact dari kejadian 98 ini," ujar Nichol Di Tujuhari Coffee, Jakarta Selatan dikutip pada Selasa (20/9/2022).

baca juga:

"Aku merasakan bagaimana dikucilkan sebagai minoritas. Jadi aku mengangkat collection ini secara personal dengan membuat gimana sih kehidupan setelah 98 ini. Karena konsep ini bermula dari gimana aku hidup sebagai minoritas di luar dan negara aku sendiri," jelasnya.

Tak ada alasan istimewa dari Nichol, ketika disinggung soal alasan mengapa memilih tema Life After 98. Tema ini diangkat secara personal serta berharap karyanya dapat menarik perhatian banyak orang.

"Aku sendiri nggak berniat angkat aktivitas-aktivitas politik, atau apa pun. Kejadian 98 mungkin terdengar sensitif untuk orang-orang dan kayak tabu banget untuk dibicarain," katanya.

Tapi aku ingin mengangkat bagaimana perempuan bisa bangkit dari keterpurukan, menjadi berani dan independent.

Dengan pemikiran tersebut, Nichol memilih warna biru sebagai warna dominan pada koleksi Life After 98 miliknya.

Tak hanya warna, menonjolkan fesyen item mantel pada koleksi ini, juga lahir aksesoris dari pemikiran tersebut.

"Koleksi aku dominan warna biru dan cokelat, lebih utama di biru, karena siluet dari trench coat, baju yang dulu digunakan sebagai protection. Warna biru sendiri. Aku ingin menampilkan wanita yang kuat. Jadi aku ingin menampilkan baju yang jadi shield kita. Tameng yang membungkus badan kita," ucapnya.

Tak hanya permainan siluet mantel sebagai poin dari koleksi ini, Nichol pun memberikan tambahan aksesoris anting bertuliskan "milik pribumi".

Koleksi Pakaian Life After 1998 Terinspirasi dari Kehidupan Minoritas yang Dikucilkan - Foto 1
Life After 98 Koleksi daei Life After 98 Photographer_Théodore Valcke

"Aksesoris ini terinspirasi dari kaligrafi tulisan cina karya Xu Bing, yang terinspirasi dari kejadian tahun 98," katanya.

Nichol kemudian mengungkap bahwa Life After 98 berkolaborasi dengan Persona Management, dan memakan waktu selama satu bulan untuk pembuatan koleksi ini.[]