News

Kolaborasi dengan Gubernur DKI Jakarta, Raja IT Bantu Tunanetra dan Marbot di Jaktim

Kolaborasi dengan Gubernur DKI Jakarta, Raja IT Bantu Tunanetra dan Marbot di Jaktim
Gubernur Anies Baswean bersama Raja IT (Dok. Raja IT)

AKURAT.CO, Basuki Surodjo atau yang bisa dikenal sebagai Raja TI Indonesia melakukan terobosan baru dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya penyandang tunanetra dan marbot masjid, di Jakarta Timur.

Dalam program itu, Basuki bekerjasama dengan Walikota Jakarta Timur dan juga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. 

Dalam program ini, mereka memberikan warung gratis kepada penyandang tunanetra dan marbot masjid. Sebelumnya, mereka telah memberikan sebanyak 20 unit warung secara simbolis kepada perwakilan tunanetra dan marbot. 

baca juga:

Pemberian 20 unit warung gratis secara simbolis itu berlangsung di Kantor Walikota Jakarta Timur. Sementara pada 29 Maret 2022 lalu, Basuki bersama Anies memberikan secara langsung kepada warga tunanetra dan marbot masjid. 

"Hari ini kegiatannya adalah mengawal langsung pemberian booth atau warung Jakpreuner bersama pak Gubernur, pak Anies Baswedan dan pak Walikota, pak Anwar kepada warga yang ingin kita bangkitkan atau kita kembangkan perekonomian mereka," ujar Basuki Surodjo, Jumat (1/4/2022l.

"Warung gratis ini diberikan khususnya bagi warga tunanetra dan warung ini juga akan diberikan untuk marbot mesjid serta warga yang kurang mampu," lanjut  Basuki Surodjo

Basuki menceritakan, kedatangannya bersama Gubernur DKI Jakarta di Kantor Walikota Jakarta Timur disambut baik oleh Walikota Jakarta Timur,  M. Anwar dan ketua TP. PKK di sana. Kehadiran mereka dimeriahkan dengan tarian yang dilakukan oleh anak-anak SD dibawah binaan Sudin Kebudayaan. 

Lebih lanjut, Basuki menyampaikan bahwa peserta yang menerima bantuan ini, sebelumnya pernah mendapatkan pelatihan khusus dari tim Raja IT dan Cobasstore pada tanggal  20-12-2021 lalu. Selanjutnya, mereka akan mendapat pendampingan langsung dari relawan Rumah Asprirasi Tuna Netra Indonesia. 

Adapun produk yang dijual dalam warung gratis itu merupakan hasil dari UMKM, termasuk juga makanan khas daerah-daerah sekitar. Semua keuntungan dari penjualan produk tersebut akan diberikan kepada pemilik warung. 

"Produk-produk yang akan di jual dalam warung ini nantinya adalah produk dari hasil UMKM dan makanan atau minuman khas dari daerah sekitar Jakarta. Keuntungan penjualan 100 persen akan diberikan untuk pemilik warung," tukas Raja IT tersebut.[]