Olahraga

KOI: Indonesia Lebih Siap dari Brisbane untuk Olimpiade

KOI: Indonesia Lebih Siap dari Brisbane untuk Olimpiade
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari saat memimpin Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) secara virtual di Jakarta, Senin (8/6/2020) (ANTARA/HO/KOI)

AKURAT.CO, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersaing untuk memenangi pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032. Penegasan ini disampaikan Oktohari menyusul munculnya Brisbane, Australia, sebagai kandidat terkuat untuk Olimpiade 2032.


“Kita percaya diri. Kalau diadu dengan Brisbane, Indonesia lebih siap,” kata Okto–sapaan Oktohari–di Jakarta, Jumat (26/2), sebagaimana dipetik dari Antara.

Namun demikian, Okto mengakui bahwa status pencalonan Brisbane saat ini satu langkah di depan Indonesia. Kota tersebut sudah direkomendasikan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebagai “mitra pilihan” sementara Indonesia berada dalam status dialog berkesinambungan (continuous dialogue).

“Kita pas berada di belakang Brisbane. Kita masih ada waktu untuk mengejar. Jadi kita dalam racing mode karena IOC juga belum berkunjung langsung,” ucap Okto.

Brisbane mendapatkan status tersebut karena mereka memiliki 80 persen venue perhelatan sebagai peninggalan Commonwealth Games 2018 di salah satu kota di kawasan tersebut, Gold Coast. Namun, mereka masih harus membangun stadion utama untuk upacara pembukaan dan penutupan.

baca juga:

Okto yakin Indonesia bisa bersaing dengan Brisbane karena memiliki jejak venue pasca Asian Games Jakarta-Palembang 2018 lalu. Kesuksesan di Asian Games memberikan gambaran bagi IOC bahwa Indonesia bisa menyelenggarakan pesta olahraga terbesar di dunia itu.

“Kita siap karena sejak Asian Games dan Asian Para Games 2018, kita dapat apresiasi. Olimpiade jumlah atlet lebih sedikit meski jumlah negara lebih banyak jadi penanganannya kurang lebih sama seperti Asian Games dan Asian Para Games 2018,” kata Okto.

Oktohari mengatakan bahwa IOC akan segera mengirimkan wakilnya ke Indonesia untuk menjalin pembicaraan lebih lanjut. Untuk terus bersaing dengan Brisbane, kata Okto, Indonesia mesti meningkatkan intensitas kampanye Olimpiade 2032.

“IOC dalam waktu dekat akan kirim orangnya ke Indonesia dan akan sama-sama bekerja dengan kita untuk melakukan persiapan untuk bidding Olimpiade 2032,” kata Okto.

“Kami sudah menerima surat dari IOC yang isinya menjelaskan bahwa semua proses yang Indonesia lakukan sudah diterima dengan baik, bahkan statusnya ditingkatkan menjadi continuous dialogue (pembahasan lebih lanjut).”[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu