News

Kodam Kasuari Gelar Paparan Protap Pencegahan Covid-19


Kodam Kasuari Gelar Paparan Protap Pencegahan Covid-19
Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Ferry Zein, saat memimpin rapat persiapan sertijab Pangdam XVIII/Kasuari di Ruang Yudha Makodam XVIII/Kasuari, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Selasa (5/5/2020) (Dok. Pendam XVIII/Kasuari)

AKURAT.CO, Paparan Prosedur Tetap (Protap) disebut sebagai satu hal yang penting dalam membahas tentang bagaimana pencegahan Covid-19 atau Virus Corona dalam lembaga pendidikan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Ferry Zein, saat mengawali acara Paparan Protap Pencegahan Covid-19 dalam rangka Penyelenggaraan Operasional Pendidikan di Rindam XVIII/Kasuari bertempat di Ruang Yudha Makodam XVIII/Kasuari, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Kamis (16/7/2020).

Ferry mengungkapkan bahwa sekaligus hal itu juga bisa dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan keprajuritan. Di antaranya, bagaimana kita bisa menyiasati berbagai tradisi dalam kehidupan kemiliteran kita, seperti tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan upacara bendera, yang ke depan terus ada namun dengan tetap mempedomani protokol Covid-19.

“Yang perlu diperhatikan bersama adalah ancaman virus ini kita jadikan tantangan bersama untuk menyiapkan segala sesuatunya, termasuk juga menyiapkan protap yang sekarang akan dipaparkan ini,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Selanjutnya dilaksanakan paparan oleh dua orang Perwira Menengah (Pamen) dari Staf Ahli (Sahli) Pangdam XVIII/Kasuari. Dalam paparan pertama yang disampaikan oleh Kolonel Inf Putranto GSH dijelaskan tentang protap kesehatan pencegahan Covid-19 dalam penyelenggaraan latihan, dimana selama latihan agar menerapkan physical distancing sekitar 1-2 meter, diantaranya dengan mengupayakan tidak sering menyentuh peralatan yang dipakai bersama, hindari menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan, tidak berjabat tangan, masker tetap digunakan dan menerapkan etika batuk.

Bagi satuan yang melaksanakan kegiatan bermalam, lanjut Putranto, maka untuk penyelenggara latihan agar posko latihan yang menggunakan tenda lapangan menerapkan physical distancing, dengan kapasitas personel maksimal 50 persen dari kapasitas tenda lapangan. Adapun untuk pelaku latihan, pada saat istirahat malam menggunakan bivak, harus mengatur jarak dan jumlah personel maksimal dua orang dalam satu bivak.

“Setelah latihan bersihkan tangan dengan sabun dan air secukupnya selama 20 detik dan bersihkan alat-alat yang telah digunakan dengan menggunakan cairan pembersih atau cairan desinfektan,” ujarnya.

Dalam paparan kedua yang disampaikan Kolonel Arh Tri Sugianto yakni tentang protap pencegahan Covid-19 dalam rangka penyelenggaraan operasional pendidikan di Rindam XVIII/Kasuari.

Tri mengatakan, prinsip pencegahan tindakan promotif yang dilakukan adalah dengan melaksanakan edukasi yang dilakukan secara intensif kepada seluruh prajurit, Tenaga Pendidik (Gadik), Tenaga Pendukung Pendidikan (Gapendik), Peserta Didik (Serdik) dan keluarga. 

"Kepada mereka semua agar diberikan pemahaman yang benar terkait masalah pandemi Covid-19. Kemudian juga dengan pemasangan banner, pamflet, majalah dinding dan lain-lain di area strategis yang mudah dilihat oleh setiap prajurit dan siswa," katanya.[]