News

Koalisi Indonesia Bersatu Diyakini Bisa Lampaui Presidential Threshold 20%

Koalisi Indonesia Bersatu yang terbentuk dari pertemuan di Rumah Heritage itu bakal sanggup melampaui presidential threshold (PT) sebesar 20 persen.


Koalisi Indonesia Bersatu Diyakini Bisa Lampaui Presidential Threshold 20%
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua kiri) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (ketiga kiri) menyampaikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (12/5/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Pengamat Politik Citra Institute Efrizal mengatakan, Koalisi Indonesia Bersatu yang terbentuk dari pertemuan di Rumah Heritage itu bakal sanggup melampaui presidential threshold (PT) sebesar 20 persen.

Pasalnya, Partai Golkar sendiri memang menjadi partai ketiga besar dengan peraih suara terbanyak. Sehingga, jika diakumulasikan hanya butuh satu partai untuk melampaui ambang batas pencalonan Presiden itu.

"Koalisi ini sudah pasti melampaui PT, sebab Golkar adalah partai ketiga besar peraih suara terbanyak, Golkar hanya butuh satu partai saja," kata Efrizal kepada AKURAT.CO, pada Senin (16/5/2022). 

baca juga:

Adapun koalisi tersebut, kata Efrizal, mampu menyatukan suara berdasarkan kalangan nasionalis dengan keseluruhan umat Islam, yang diwakili oleh PAN dan PPP di dalamnya.

"Koalisi ini adalah koalisi yang memadukan semangat nasionalisme, persatuan dengan balutan merangkul keseluruhan umat Islam melalui PPP yang digambarkan basis NU dan PAN yang diasosiasikan basis Muhammadiyah," papar dia.

Di samping itu, Efrizal menuturkan, jika kesiapan dari koalisi ini sudah sangat teruji, baik dari peta wilayah kekuasaan hingga sejarah panjang mengenai ketiga partai ini. 

"Ketiga partai ini punya keuntungan, baik secara mesin partai yang sudah teruji, peta wilayah modal kekuatan dari ketiga partai, dan sejarah partai masing-masing dengan memiliki basis massa yang sudah solid," ucapnya. 

"Ketiganya juga dapat dianggap lebih siap untuk berkonsolidasi, melakukan sosialisasi dan komunikasi, meramu kekompakan dan strategi," sambungnya. 

Pembentukan koalisi secara dini juga mampu menjadikan keunggulan bagi setiap partai guna memberikan pemahaman politik yang lebih siap secara positif tentunya. 

"Tentunya peluang membangun koalisi ini sangat baik, apalagi dirumuskannya sejak awal dapat memberikan poin positif lebih siap dan lebih mendidik," pungkasnya. []