News

KNPI Balas Bambang Pacul: Apakah Komisi III Tutup Mata Atas Pembunuhan Brigadir J

Ketua Umum KNPI, Haris Pratama membalas pernyataan Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto yang mengkritik Menko Polhukam Mahfud MD sebagai Menko Komentator pada kasus penembakan yang tewaskan Brigadir J.

KNPI Balas Bambang Pacul: Apakah Komisi III Tutup Mata Atas Pembunuhan Brigadir J
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) (ISTIMEWA )

AKURAT.CO, Ketua Umum KNPI, Haris Pratama membalas pernyataan Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto yang mengkritik Menko Polhukam Mahfud MD sebagai Menko Komentator pada kasus penembakan yang tewaskan Brigadir J. Haris mengatakan, prihatin dengan pernyataan politisi PDIP itu. 

Sebab, kata dia, sejauh ini, tak nampak pernyataan DPR RI kasus penembakan Brigadir J. Lantaran itu, Menko Polhukam Mahfud MD mempertanyakan diamnya DPR pada kasus tersebut. Bahkan, lebih lanjut Haris justru mempertanyakan peran fungsi kontrol DPR RI dalam mengawal isu-isu nasional. 

"Kemana para wakil rakyat tersebut? Kok ketika ada kritik dari Pak Menko Mahfud justru tersinggung dengan menyatakan Pak Mahfud sebagai Menko Komentator? Begitu rendah kah etika bernegara bapak sebagai anggota dewan yang terhormat? Apakah Ketua Komisi III DPR RI ini menutup mata atas kasus pembunuhan Brigadir J yang sudah jadi tragedi nasional?," ujar Haris, Kamis (11/8/2022). 

baca juga:

Seharusnya, kata dia, statemen Menko Mahfud MD dapat dijadikan otokritik bagi anggota DPR RI. Bukan malah menyebut Mahfud sebagai Menko Komentator. Harusnya, pertanyaan Mahfud yang bernada introgatif itu bisa dijadikan sebagai bahan untuk otokritik.

"Harusnya statemen Pak Menko Mahfud MD jadi otokrotik bagi para wakil rakyat yang terhormat dimana tidak ada yang menaruh rasa prihatin atas kasus kematian Brigadir Yoshua yang sudah jadi perhatian seluruh rakyat Indonesia, dengan berikan komentar dan sorotan terhadap kasus tersebut", kata Haris. 

Sebelumnya, Bambang Wuryanto atau dikenal sebagai Bambang Pacul menyinggung soal pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md yang menyebut DPR diam terhadap kasus kematian Brigadir Yoshua. Pacul mengatakan, DPR, terutama Komisi III menyadari posisinya. 

"Kalau Menko Polhukam ngomong bahwa itu DPR kok tidak ribut justru karena DPR sadar posisi. Kita malah justru bertanya apakah Menko Polhukam itu punya posisinya memang tukang komentar?" tuturnya. []