Olahraga

Klub-klub Liga 1 Meminta Kejelasan Kompetisi

Madura United dan Borneo yang kali ini menyampaikan aspirasinya.


Klub-klub Liga 1 Meminta Kejelasan Kompetisi
PT Liga Indonesia Baru (LIB) kini sedang bersiap mengirim masukan dari klub soal keberlanjutan kompetisi ke PSSI. (PT Liga Indonesia Baru)

AKURAT.CO, Beberapa klub Liga 1 Indonesia meminta, baik PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) ataupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) segera menyelesaikan nasib kelanjutan liga, dengan meminta izin penyelenggaraan kepada pihak Kepolisian

Saat itu PSSI dan PT LIB akan melanjutkan kompetisi pada Oktober. Jadwal pertandingan sudah dikirimkan ke seluruh peserta. Akan tetapi, dua hari jelang kickoff kompetisi kembali ditangguhkan karena belum mengantongi izin.

Presiden Borneo FC, Nabil Husein, menyarankan agar pihak penyelenggara mengantongi izin penyelenggaraan dari pihak Kepolisian, agar penundaan seperti pada Oktober lalu tak kembali terulang.

“Tentu izin (kepolisian) harus dipegang terlebih dahulu,” ujar Nabil Husein dikutip dalam laman resmi klub.

Nabil sepakat dengan usulan-usulan klub peserta lainnya yang meminta agar kompetisi musim 2020 dihentikan dan PSSI serta LIB fokus merancang musim baru.

Ia menyarankan kompetisi bisa digelar setelah Lebaran, dengan begitu semua tim memiliki waktu panjang dalam mempersiapkan diri, salah satunya negosiasi ulang dengan sponsor.

“Usul, jika bisa lebih baik setelah Lebaran. Karena klub juga perlu waktu untuk mencari sponsor, bernegosiasi dengan sponsor. Sehingga klub akan sehat ke depannya,” ujar Nabil.

Menurutnya, apabila PSSI tetap melanjutkan liga musim 2020, bakal berdampak ke berbagai aspek. Saat ini hampir seluruh klub ditinggal para pemain asingnya. Persiapan juga sangat mepet, dan para pemain tak akan memberikan penampilan terbaiknya.

“Apabila dipaksakan untuk bergulir musim 2020, akan banyak efek nantinya, salah satunya tidak adanya energi atau antusias dalam menjalankan pertandingan. Alangkah lebih baik untuk buat kompetisi baru dengan tatanan yang baik,” katanya.