Olahraga

Klub Eropa Klaim FIFA Langgar MoU dengan Usulan Piala Dunia Biennial

ECA mengatakan bahwa Piala Dunia dua tahunan akan memberikan dampak langsung dan merusak pertandingan klub.


Klub Eropa Klaim FIFA Langgar MoU dengan Usulan Piala Dunia Biennial
Trofi Piala Dunia. (TALK SPORT)

AKURAT.CO, Asosiasi Klub-Klub Eropa (ECA) merespons sikap Kepala Pengembangan Sepakbola Global FIFA, Arsene Wenger, tentang Piala Dunia dua tahunan (biennial) dengan penolakan. ECA mengatakan bahwa Piala Dunia dua tahunan akan memberikan dampak langsung dan merusak pertandingan klub.

ECA juga mengklaim bahwa proposal yang diajukan oleh Wenger tersebut berpotensi melanggar secara langsung kewajiban hukum tertentu dalam kesepakatan FIFA dengan klub. Pun demikian, ECA tidak menyebut secara rinci kewajiban yang dimaksudkan.

“Klub selalu menjadi suara fundamental dan dihormati dalam membentuk masa depan IMC (kalender pertandingan internasional). Ia adalah batu penjuru sepakbola, penggerak kompetisi; pertemuan utama dan rumahnya investasi dan pengembangan pemain; dan tumpuan penggemar dan komunitas lokal,” kata ECA sebagaimana dipetik dari Channel News Asia.

“Itulah mengapa nota kesepakatan (MoU), yang mengatur hubungan antara ECA dan FIFA, menempatkan IMC pada intinya. MoU antara klub dan FIFA disepakati berdasarkan rincian negosiasi dan persetujuan bersama di IMC, sebagaimana juga proses yang mengantur IMC.”

Arsene Wenger sendiri bertahan dengan keyakinan bahwa Piala Dunia dua tahunan akan memodernisasi kalender pertandingan internasional. Mantan Pelatih Arsenal itu menyebut bahwa Piala Dunia dua tahunan justru mengurangi beban perjalanan pemain karena berkurangnya periode kualifikasi turnamen internasional.

Sejauh ini, Piala Dunia biennial berpotensi mengarah pada keterwujudan karena konfederasi di luar Eropa bersedia menyimak usulan tersebut. Adapun FIFA pada awal pekan ini menyatakan bahwa mereka sudah berhubungan dengan anggota asosiasi serta pemangku kepentingan lain untuk memulai konsultasi tahap berikut.

Di luar Eropa, Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (Conmebol) juga mengambil sikap menentang Piala Dunia dua tahunan. Namun, tiga konfederasi lain seperti Asia (AFC), Amerika Tengah dan Utara (Concacaf), serta Afrika (CAF) memilih bersikap terbuka.

Namun, usulan ini akan ditentukan di meja pemungutan suara pada Kongres FIFA 2022 yang biasanya digelar pada pertengahan tahun. Dengan total 211 anggota, organisasi induk sepakbola dunia tersebut setidaknya perlu lebih dari separo jumlah tersebut untuk memenangi usulan Piala Dunia dua tahunan.[]