Olahraga

Klopp Minta Suporter Jangan Salahkan Pemain Terkait Gelaran ESL

"Kami tidak terlibat dalam prosesnya, saya tidak, dan pemain juga tidak," Klopp menjelaskan.


Klopp Minta Suporter Jangan Salahkan Pemain Terkait Gelaran ESL
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, ketika mendampingi timnya menghadapi Chelsea di Stadion Anfield di Liverpool, Inggris, Kamis (4/3). (LIVERPOOL)

AKURAT.CO, Manajer Liverpool, Juergen Klopp meminta para suporter tidak mengarahkan kekesalan mereka kepada para pemain The Reds, ataupun pemain klub-klub yang menyatakan diri sebagai inisiator kompetisi Liga Super Eropa (ESL).

"Ini pukulan berat. Wajar banyak orang marah. Tapi saya tidak bisa mengatakan apapun lebih dari ini, kami tidak terlibat dalam prosesnya, saya tidak, dan pemain juga tidak," kata klopp kepada Sky Sports.

"Para pemain tidak melakukan kesalahan apapun kecuali berusaha memenangi pertandingan sepakbola. Saya ingin semua orang tahu itu. Tidak banyak informasi yang saya tahu soal ini, kecuali dari apa yang saya baca di surat kabar dan media."

Liverpool secara resmi mengumumkan keikutsertaan mereka dalam kompetisi ESL bersama lima tim Liga Primer Inggris lainnya, tiga tim Liga Serie A Italia dan tiga tim La Liga Spanyol, termasuk Real Madrid yang presidennya, Florentino Perez didapuk sebagai Ketua Umum ESL pertama.

Terkait keikutsertaan Liverpool, pelatih 53 tahun itu juga mengaku bahwa pendiriannya terkait Liga Super Eropa tidak berubah sejak ia menolaknya pada 2019 silam.

"Tidak berubah, perasaan saya tidak berubah dan pendapat saya tidak berubah," Klopp menegaskan.

"Tentu saja saya baru mendengar soal ini kemarin dan saya disibukkan dengan persiapan laga sulit melawan Leeds. Sekarang pernyataan sudah keluar, kita lihat bagaimana keadaan akan berkembang."

Klopp juga mengingatkan bahwa bermunculannya kompetisi baru bukanlah hal baru di sepakbola, seperti perluasan Piala Dunia Klub oleh FIFA, Liga Konferensi oleh UEFA, serta rencana format baru Liga Champions yang diharapkan jadi jawaban UEFA atas wacana ESL.

"FIFA ingin Piala Dunia Klub, kapan pun itu. Pada dasarnya itu semua soal uang, tidak ada yang lain. Itu terjadi, bukan hanya liga tandingan semata," Klopp menuntaskan.

Kritik terbesar adalah turnamen ini menjadi ajang eksklusif, di mana 12 klub pendiri tidak akan turun kasta. Di mana turnamen rencananya diikuti oleh 20 klub yang terbagi dalam dua grup yang masing-masing grup berisi sepuluh tim.

12 klub pendiri itu diantaranya adalah, Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester United, Manchester City, Tottenham Hotspur,  AC Milan, Inter Milan, Juventus,  Athletico Madrid, Barcelona, dan Real Madrid.[]

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu