News

Klaster Covid-19 Kembali Gentayangi China Timur, Pembatasan Covid-19 Diperketat

Kabupaten Si di provinsi Anhui mengunci 760 ribu penduduknya dan menghentikan lalu lintas umum setelah melaporkan 288 kasus pada Sabtu (2/7).


Klaster Covid-19 Kembali Gentayangi China Timur, Pembatasan Covid-19 Diperketat
Pengunjung menunjukkan status kesehatannya melalui ponsel sebelum memasuki sebuah mal di Beijing, China. (REUTERS)

AKURAT.CO Pembatasan Covid-19 diperketat di kota-kota China timur pada Minggu (3/7). Pasalnya, bermunculan klaster virus corona, sehingga pemulihan ekonomi China di bawah kebijakan ketat 'nol Covid' kembali terancam.

Dilansir dari Reuters, Wuxi melaporkan 42 kasus baru tanpa gejala pada Sabtu (2/7). Pusat manufaktur di Delta Yangtze di pantai tengah ini lantas menghentikan operasional banyak tempat umum yang terletak di bawah tanah, termasuk toko dan pasar swalayan. Layanan makan di restoran ditangguhkan dan pemerintah menyarankan warga agar bekerja dari rumah. Warga juga didesak agar tak meninggalkan Wuxi kecuali ada kepentingan mendesak.

Sementara itu, kabupaten Si di provinsi Anhui mengunci 760 ribu penduduknya dan menghentikan lalu lintas umum setelah melaporkan 288 kasus pada Sabtu (2/7). Anhui menyumbang sebagian besar infeksi baru di China dengan melaporkan 61 kasus bergejala dan 231 tanpa gejala di hari yang sama.

baca juga:

Di Yiwu, pusat ekspor China untuk komoditas kecil, penerbangan ke ibu kota Beijing dibatalkan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kota ini telah melaporkan 3 kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir.

Shanghai melaporkan satu kasus positif di luar area karantina pada Minggu (3/7). Pada Sabtu (2/7), kota sekaligus pusat keuangan terpadat di China ini melaporkan 2 kasus lokal bergejala. Padahal, lockdown baru saja dicabut pada Jumat (1/7) setelah 2 bulan penutupan yang memukul output dan belanja konsumen.

Produksi industri China sendiri turun 2,9 persen pada Apri dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, untuk hari Sabtu (2/7), Beijing melaporkan tak ada kasus lokal baru.

China Daratan mencatat 473 kasus baru Covid-19. Sebanyak 104 di antaranya bergejala, sedangkan 369 sisanya tak menunjukkan gejala, menurut Komisi Kesehatan Nasional pada Minggu (3/7). Sehari sebelumnya, terdapat 268 kasus baru, yang terdiri dari 72 infeksi bergejala dan 196 infeksi tanpa gejala.

Hingga Sabtu (2/7), China daratan telah mengonfirmasi 225.851 kasus bergejala. Namun, tak ada kematian baru, sehingga jumlah kematian di negara itu menjadi 5.226.