Lifestyle

Klaim Vaksin Nusantara Diakui Dunia Adalah Menyesatkan!

Terawan Agus Putranto menyebut vaksin Nusantara telah mendapat pengakuan dunia. Namun, hal tersebut hanyalah hoax.


Klaim Vaksin Nusantara Diakui Dunia Adalah Menyesatkan!
Menteri Kesehatan Terawan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Rapat kerja ini membahas sejumlah agenda, yakni penjelasan visi misi presiden di bidang kesehatan oleh Menteri Kesehatan, visi misi presiden di bidang kependudukan oleh BKKBN, penjelasan BPOM di bidang pengawasan obat dan makanan, dan penjelasan Dirut BPJS tentang grand design program JKN 2020 sesuai visi pemerintah (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Terawan Agus Putranto mengklaim vaksin Nusantara telah diakui oleh dunia dan masuk dalam jurnal ilmiah yang bermarkas di Amsterdam. Dalam acara webinar bertajuk Perang Biologis Pandemi Covid-19: Lessons Learned and Efforts to Reinforce Health Security to Accelerate Covid-19 beberapa waktu lalu, mantan Menteri Kesehatan RI itu menyebut, dunia telah mengakui Dendritic Cell Vaccine Immunotherapy atau vaksin Nusantara mampu mengakhiri pandemi Covid-19. 

"Sekarang di seluruh dunia sedang membicarakannya termasuk terakhir dari New York dan sebagainya karena di Elsevier sudah terbit jurnal Pubmed, itu isinya adalah Dendritic Cell Vaccine Immunotherapy atau vaksin Nusantara, the beginning of the end, cancer and Covid-19," demikian klaim Terawan, seperti dikutip Akurat.co dari dari turnbackhoax pada Jumat, (23/7/2021). 

"Dunia sepakat punya hipotesis bahwa yang akan menyelesaikan hal ini termasuk Covid-19 adalah Dendritic Cell vaksin Immunotherapy atau Vaksin Nusantara," lanjut Terawan. 

Namun, klaim tersebut dibantah oleh peneliti vaksin dan doktor di bidang Biokimia dan Biologi Molekuler Universitas Adelaide Australia, dr Ines Atmosukarto. Ines menyebutkan bahwa jurnal terkait Dendritic Cell Vaccine Immunotherapy yang dijadikan acuan pembuatan vaksin Nusantara hanya berupa hipotesa yang dianggap memiliki efektivitas melawan virus corona.

Klaim Vaksin Nusantara Mendapat Pengakuan Dunia Hanya Hoax - Foto 1
Klaim vaksin Nusantara TURNBACKHOAX.ID

Ines juga menyatakan bahwa jurnal tersebut pun tidak bisa dijadikan acuan untuk pelaporan hasil penelitian. Jadi, klaim Terawan atas vaksin Nusantara tersebut tidak berdasar. 

"Jadi sifatnya spekulatif tidak didukung pembuktian," kata dr Ines. 

Klaim ini pun telah secara resmi dinyatakan hoax lewat covid19.go.id. Menurut hasil periksa fakta oleh Fathia Islamiyatul Syahida dari Universitas Pendidikan Indonesia, tak ada informasi resmi dan kredibel bahwa dunia sudah menyetujui Vaksin Nusantara. 

Artinya, klaim tentang vaksin Nusantara telah disetujui dunia merupakan hoaks. 

"Dengan demikian, klaim Dendritic Cell Vaccine Immunotherapy atau Vaksin Nusantara disetujui dunia merupakan hoaks, dengan kategori konten yang menyesatkan," tulis Tim Hoax Buster Satgas.

Hingga saat ini, belum ada sumber informasi yang valid menyatakan vaksin Nusantara diakui dunia. Adapun vaksin yang telah diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah Pfizer, vaksin Moderna, vaksin Sinopharm, vaksin Sinovac dan vaksin AstraZeneca.[]