Ekonomi

KKP Diminta Salurkan Bantuan Produk Perikanan Saat Pandemi

KKP diminta meningkatkan penyaluran bantuan produk pangan sektor kelautan dan perikanan saat pandemi


KKP Diminta Salurkan Bantuan Produk Perikanan Saat Pandemi
Produk perikanan di Pasar Petak Sembilan, Jakarta, Minggu (7/2/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diminta meningkatkan penyaluran bantuan produk pangan sektor kelautan dan perikanan saat pandemi Covid-19, terutama kepada warga yang sangat membutuhkan asupan gizi untuk meningkatkan imun tubuh.

"Sejak pandemi ditetapkan pada Maret 2020, KKP terbilang minim kreasi program kerja, tak terkecuali pada urusan penyaluran produk perikanan kepada masyarakat yang membutuhkan baik di perkotaan, terlebih lagi di pedesaan," ujar Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim dilansir dari Antara, Selasa (20/7/2021).

Menurut Abdul Halim, saat ini menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran birokrasi KKP untuk mendayagunakan sumber daya yang tersedia baik di internal KKP maupun bersinergi dengan kementerian lain guna penyaluran bansos dan semacamnya. Apalagi, ia menilai selama ini distribusi pangan perikanan di berbagai daerah tidakmengalami kendala berarti.

Untuk itu, ujar dia, pemerintah perlu memastikan kondisi nelayan kecil di tengah pandemi, agar mereka tetap bisa melangsungkan hidupnya di tengah pandemi.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengupayakan agar distribusi ikan tidak terganggu serta konsumsi masyarakat terhadap makanan bergizi juga tidak terganggu saat penerapan PPKM Darurat.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Artati Widiarti menyatakan bahwa melalui surat bernomor 4510/DJPDSPKP/VII/2021, pihaknya mengajak gubernur dan bupati/walikota dibeberapa wilayah Jawa dan Bali sesuai PPKM Darurat dapat memberikan akses di pintu keluar-masuk wilayah bagi kelancaran pengiriman dan distribusi hasil kelautan dan perikanan.

"Namun demikian, dalam pelaksanaan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dan Standar Operasional Prosedur sebagaimana yang ditetapkan," tutur Artati Widiarti.

Tak hanya itu, Artati memastikan pula telah meminta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, Kabupaten/Kotadi wilayah Jawa dan Bali untuk terus mendampingi pelaku usaha perikanan yang akan melaksanakan pengiriman dan distribusi hasil kelautan dan perikanan.

Ia mengemukakan bahwa tujuannya agar mereka tetap menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi ketentuan perjalanan sebagaimana aturan perundang-undangan yang berlaku.