Ekonomi

KKN Desa Penari Hingga Doctor Strange Bikin Pendapatan Bioskop Kembali Bergairah Sentuh Rp50 Juta!

Lebaran tahun ini jauh lebih baik daripada tahun sebelumnya, yang kondisinya sempat loyo dan tidak bergairah

KKN Desa Penari Hingga Doctor Strange Bikin Pendapatan Bioskop Kembali Bergairah Sentuh Rp50 Juta!
KKN di Desa Penari tembus 2 juta penonton bioskop (Instagram/kknmovie)

AKURAT.CO, Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GBPSI) Djonny Syarifuddin mengaku girang terhadap masyarakat yang telah mengunjungi bioskop selama liburan hari Raya IdulFitri minggu lalu. Djonny menyatakan bahwa animo masyarakat untuk menonton kembali ke bioskop adalah titik terang sekaligus hal yang baik bagi industri perfilman Indonesia.

Menurut Djonny, ramainya bioskop pada libur lebaran kemarin disertai adanya film yang bagus dan layak untuk ditonton, serta tim marketing dari produsen film yang telah bekerja keras sehingga animo masyarakat untuk menonton menjadi timbul kembali.

" Film nasional yang menjadi pemain utama sebenarnya dengan film Warisan, Uang Paniai dan yang paling terbaru KKN di Desa Penari menjadi titik terang bagi produsen sekaligus pengusaha bioskop yang ada di Indonesia, momen lebaran pun jadi pas karena adanya libur panjang," jelas Djonny saat dihubungi oleh Akurat.co, Senin (9/5/2022).

baca juga:

Selain itu, penonton yang datang ke bioskop saat ini mempunyai banyak pilihan, karena film besutan Marvel Studio, Doctor Strange: In The Multiverse of Madness turut muncul saat libur lebaran sedang berlangsung.

" Selain KKN yang awal screeningnya sudah mencapai 2 juta penonton, kemudian muncul deh itu lagi film impor Doctor Strange, yah makin ramai lah bioskop jadinya," ujar Djonny. 

Namun kendati demikian, perihal kondisi kedepan untuk usaha bioskop pihaknya masih belum bisa memastikan. Karena menurutnya bioskop sendiri belum pulih ke kondisi sepenuhnya, namun kondisi libur lebaran ini menjadi momentum karena rata-rata okupansi tiap bioskop selalu penuh.

" Kalau ditanya mendingan, ya mendingan. Kita apresiasi para produsen film, animo masyarakat ini tinggi, bahkan bangku itu kemarin tidak ada yang kosong, selalu penuh dengan kapasitas 70 persen, ini yang saya kira menjadi momentum," kata Djonny.

Menurut Djonny, perihal momen lebaran ini daripada tahun lalu tampak lebaran tahun ini jauh lebih baik daripada tahun sebelumnya, yang kondisinya sempat loyo dan tidak bergairah.

"Dibandingkan tahun lalu ya jelas, saat ini pendapatan Rp40 juta- Rp50 juta. Tapi ini tidak bisa diratain ya, karena kondisi Covid-19 juga kan, kita lihat untuk beberapa bulan kedepan, apakah ada film yang akan seperti ini lagi atau tidak," bebernya.