News

Kivlan Zen Dihukum Penjara 4 Bulan 15 Hari Terkait Kepemilikan Senjata Api Ilegal

Majelis hakim menilai Kivlan terbukti melakukan tindak pidana turut serta secara tanpa hak menerima, menguasai, serta menyimpan senjata api dan amunisi


Kivlan Zen Dihukum Penjara 4 Bulan 15 Hari Terkait Kepemilikan Senjata Api Ilegal
Kivlan Zein mendatangi Mabes Polri, Senin (13/5/2019) (AKURAT.CO/Aricho Hutagalung)

AKURAT.CO, Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen divonis bersalah dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal. Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara 4 bulan 15 hari kepada Kivlan.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa pada perkara itu dengan pidana penjara selama  4 bulan dan 15 hari," kata Hakim Ketua Agung Suhendro dalam sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (24/9/2021).

Majelis hakim menilai Kivlan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana, turut serta secara tanpa hak menerima, menguasai, serta menyimpan suatu senjata api dan amunisi.

Menurut Hakim, Kivlan telah melanggar pidana Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata juncto Pasal 56 ayat 1 KUHP.

"Menetapkan barang bukti berupa satu pucuk senjata api, satu pucuk laras panjang, dirampas untuk dimusnahkan," kata Agung.

Sidang putusan digelar mulai pukul 10.00 WIB di Ruang Sidang Kusuma Admadja 3 PN Jakarta Pusat. Kivlan nampak hadir langsung mendengarkan pembacaan vonis majelis hakim. 

Dalam putusannya Majelis Hakim menyebutkan sejumlah hal yang meringankan terdakwa, yakni Kivlan Zen pernah bertugas dalam beragam operasi rahasia serta berjasa pada Negara dalam membebaskan WNI yang disandera di Filipina. 

Sementara itu, hal yang memberatkan yakni terdakwa meresahkan masyarakat dan tidak mengakui perbuatannya dengan terus terang di muka persidangan. 

Vonis yang dijatuhkan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang menuntut Kivlan Zen dengan penjara 7 bulan.[]