Rahmah

Kisah Umat Muslim Hijrah ke Ethiopia, Menghindari Kekejaman Kaum Quraisy

Umat muslim sudah kehilangan cara untuk menghindari kekerasan musuh dan mulai berpikir jalan apa yang bisa ditempuh untuk lepas dari semua ini.


Kisah Umat Muslim Hijrah ke Ethiopia, Menghindari Kekejaman Kaum Quraisy
Ilustrasi perjalanan hijrah (amrkhaled.net)

AKURAT.CO Semakin hari semakin hebat upaya kaum Quraisy Makkah untuk menggagalkan dakwah Nabi Muhammad SAW. Selain Nabi sendiri, para sahabat turut mengalami intimidasi, bully, siksaan, bahkan sampai pembunuhan.

Hingga memasuki pertengahan atau akhir tahun keempat dari nubuwah, beragam tekanan dari kaum Quraisy semakin mengkhawatirkan.

Sampai pada tahun kelima dari kenabian umat muslim sudah kehilangan cara untuk menghindari kekerasan musuh dan mulai berpikir jalan apa yang bisa ditempuh untuk lepas dari semua ini.

baca juga:

Dalam kondisi genting seperti ini, Allah SWT memerintahkan umat muslim untuk melakukan hijrah dengan turunnya ayat Al-Qur’an berikut,

قُلۡ يَٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمۡۚ لِلَّذِينَ أَحۡسَنُواْ فِي هَٰذِهِ ٱلدُّنۡيَا حَسَنَةٞۗ وَأَرۡضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجۡرَهُم بِغَيۡرِ حِسَابٖ  

Artinya: “Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu’. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar [39]: 10)

Nabi pun teringat dengan negeri Ethiopia, di sana ada seorang raja bijaksana bernama Asshamah an-Najasy. Beliau percaya sang Raja bersedia menampung umat muslim untuk hijrah di wilayah kekuasaannya.

Peristiwa hijrah ini terjadi pada Rajab tahun ke-5 dari nubuwah. Rombongan yang ikut hijrah sebanyak 16 orang, terdiri dari 12 laki-laki dan 4 perempuan. Dengan dimpimpin Ustsman bin Affan, di dampingi istrinya Ruqayyah, mereka bertolak ke negeri tujuan.

Tentang Utsman dan Ruqayyah saat itu, Rasulullah pernah bersabda:

 إنهما أول بيت هاجر في سبيل الله بعد إبراهيم ولوط عليهما السلام

Artinya: “Mereka berdua adalah penduduk Baitul Haram pertama yang hijrah di jalan Allah setelah Ibrahim dan Luth.”

Sumber: NU Online