Ekonomi

Kisah Sukses Wirausaha Program Kemitraan Kilang Cilacap Pertamina

Erje kini adalah pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), posisinya sebagai Ketua Forum UMKM Kabupaten Cilacap.


Kisah Sukses Wirausaha Program Kemitraan Kilang Cilacap Pertamina
Potret Sukses Entrepreneur Di Balik Program Kemitraan Kilang Pertamina Cilacap. (Dokumentasi: Istimewa/Pertamina)

AKURAT.CO Perempuan cantik itu bernama Erna Juliana, biasa dipanggil Erje, pemilik butik busana muslim dengan label 'Zamira Griya Cantik'. Usianya kini 48 tahun dan wajahnya nampak awet muda.

‘Jangan pernah membandingkan proses hidupmu dengan orang lain, karena tak semua bunga bisa tumbuh dan mekar bersamaan’, begitu prinsip hidupnya. Bisa jadi, inilah yang membuat Erna memiliki pancaran aura tersendiri, sesuai dengan tagline Butik Zamira 'Pancarkan Auramu'.

Tahun 1994, Erje menikah dengan pria asal Makassar. Pada awal pernikahan, ibu tiga orang anak ini mulai mengikuti aneka kursus memasak, menjahit, merajut, dan keterampilan lain hingga akhirnya ia memutuskan membuka usaha warung makan. Saat itu usianya 38, “Boleh dibilang saya terlambat memulai usaha, tapi saya pikir dari pada tidak sama sekali,” ucapnya tersenyum.

Erje lalu memutuskan untuk membuka warung makan kecil-kecilan, dengan menu Sop Konro dan Konro Bakar khas daerah asal suaminya. Ia juga mulai menerima pesanan catering dari sekolah, menu arisan, dan lain-lain. “Waktu itu saya tangani semuanya sendirian, mulai belanja, meracik, memasak, mengemas, sampai mengantar pesanan,” katanya.

Tidak berhenti sampai di situ, nalurinya untuk mengembangkan potensi terus muncul. Wanita ramah ini mulai tertarik belajar merias. Di dukung suaminya, tahun 2009 Erje memutuskan kursus tata rias pengantin di Martha Tilaar. “Saya juga mulai berani terima orderan merias pengantin,” ujarnya.

Perjalanan Erje berikutnya merambah ke dunia fashion. “Kali ini cita-cita saya berubah lagi, ingin menjadi fashion designer,” katanya tersipu. Selama 1 tahun dirinya mempelajari desain mode di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) PAPMI, Yogyakarta. Setelah lulus, Erje mulai merasa kerepotan karena terlalu banyak kegiatan, sehingga usaha kuliner pun dilepasnya.

Demi mewujudkan keseriusannya, Erje mendirikan butik pakaian yang ia beri nama Zamira Griya Cantik. “Zamira lahir tahun 2009 Bulan Agustus, nama ini saya pilih dari salah satu nama anak saya,” katanya.

Dengan dibantu 1 orang pekerja, jatuh bangun bagi Erje adalah hal biasa. “Awalnya saya hanya sebagai reseller, belanja di Bandung dan Jakarta untuk saya jual di butik,” katanya. 

Lambat laun, rasa percaya diri Erje bangkit. Ia mulai berani menjual baju hasil karyanya sendiri. “Karena makin banyak pelanggan, saya menambah 4 orang karyawan lagi,” ujarnya.