Rahmah

Kisah Seorang yang Jadi Budak di Bumi dan Raja di Surga

Rasulullah SAW bersabda, "Besok pagi akan ada seorang ahli surga yang bersembahyang bersama kamu!!"


Kisah Seorang yang Jadi Budak di Bumi dan Raja di Surga
Ilustrasi Gurun (ISLAMPOS)

AKURAT.CO  Setau waktu, di dalam suatu majelis pengajian, tiba-tiba Rasulullah SAW bersabda, "Besok pagi akan ada seorang ahli surga yang bersembahyang bersama kamu!!"

Abu Hurairah, yang meriwayatkan hadits ini, berkata dalam hati, "Aku berharap, akulah yang ditunjuk oleh Rasulullah SAW….!"

Keesokan harinya, Abu Hurairah salat tepat berada di belakang Rasulullah SAW. Sesudah salat, ia tetap tinggal di tempatnya ketika beberapa orang yang pamit untuk pulang. 

Setalah itu, tiba-tiba ada seorang hamba atau budak hitam berpakaian compang-camping datang mendekat dan menjabat tangan Rasulullah SAW. Ia berkata, "Ya Nabiyallah, doakanlah aku semoga aku mati syahid!!"

Rasulullah SAW kemudian memenuhi permintaan hamba tersebut. Pada saat Rasulullah SAW berdoa, tercium bau kesturi dari tubuhnya yang kelihatan kumuh dan kusut itu. Setelah hamba itu pergi meninggalkan masjid, Abu Hurairah bertanya kepada Rasulullah SAW, "Apakah orang tersebut, Ya Rasulullah?"

"Benar, ia hamba sahaya dari Bani Fulan…" kata Rasulullah SAW.

"Mengapa tidak engkau beli dan engkau merdekakan saja, Ya Rasulullah!!" Kata Abu Hurairah.

"Bagaimana aku akan berbuat seperti itu, jika karena keadaannya tersebut, Allah akan menjadikannya seorang raja di surga," jawab Rasulullah SAW.

Hingga beberapa saat kemudian, Rasulullah SAW bersabda lagi, "Wahai Abu Hurairah, sesungguhnya di surga itu ada raja dan orang-orang terkemuka, dan dia ini salah satu raja dan orang terkemuka tersebut. Ya Abu Hurairah, sesungguhnya Allah SWT amat kasih kepada orang yang suci hati, yang samar, yang bersih, yang terurai rambutnya, yang kempis perutnya kecuali dari hasil yang halal. Mereka ini, bila masuk menghadap penguasa tidak akan diizinkan, bila meminang wanita bangsawan tidak akan diterima, bila tidak ada ia tidak dicari, bila hadir tidak dihiraukan, bila sakit tidak dijenguk, bahkan bila mati tidak dihadiri jenazahnya,".

Salah seorang sahabat yang berada di situ bertanya, "Ya Rasulullah, tunjukkanlah kepada kami salah seorang dari mereka selain hamba hitam tadi?"

"Uwais al Qarany," kata Rasulullah SAW,

"Seseorang yang berkulit coklat, lebar kedua bahunya, sedang tingginya dan selalu menundukkan kepalanya sambil membaca Al-Qur'an. Tidak terkenal di bumi, tetapi sangat terkenal di langit. Jika ia bersungguh-sungguh meminta kepada Allah SWT, pastilah akan dikabulkan. Di bawah bahu kirinya ada bekas belang sedikit… Wahai Umar dan Ali, jika kamu bertemu dengannya, mintalah agar ia membacakan istighfar untukmu…!"

Di dalam riwayat lainnya, Rasulullah SAW berpesan kepada Umar dan Ali, agar Uwais al Qarany membacakan istrighfar untuk umat Rasulullah SAW. []