News

Kisah Pramugari yang Berjualan Elpiji usai di-PHK akibat Pandemi, Curahan Hatinya Bikin Semangat

Tak bisa dimungkiri pandemi COVID-19 telah menyulitkan banyak orang, termasuk awak penerbangan


Kisah Pramugari yang Berjualan Elpiji usai di-PHK akibat Pandemi, Curahan Hatinya Bikin Semangat
Kolase foto penampilan Maurice Maureen Avila saat menjadi pramugari dan saat berjualan gas elpiji (Facebook/avilamauricemaureen)

AKURAT.CO, Tak bisa dimungkiri pandemi COVID-19 telah menyulitkan banyak orang, termasuk awak penerbangan. Seorang pramugari di Filipina pun kini terpaksa berjualan gas elpiji (LPG) usai kehilangan pekerjaannya. Tak disangka, curahan hatinya yang diunggah di Facebook menjadi viral.

Dilansir dari Manila Bulletin, Maurice Maureen mengaku butuh waktu lama untuk menerima situasi. Menjadi pengangguran membuatnya merasa malu.

"Butuh waktu lama bagiku untuk menerima dan mengunggah ini di media sosial. Banyak orang bertanya, tapi aku tak pernah menjawab. Aku malu. Aku merasa gagal dalam hidup," ungkapnya.

Dalam kondisi yang sulit itu, ia mulai mempertanyakan rencana Tuhan.

"Setiap malam aku bertanya kepada Tuhan, mengapa Engkau mengambil impianku? Aku bekerja keras meraihnya," sambungnya.

Setelah bekerja di penerbangan selama 3 tahun, Avila termasuk salah satu yang di-PHK pada 16 Oktober usai industri penerbangan terdampak pandemi. Sebelum resmi dipecat, ia sudah dirumahkan selama 1,5 bulan. Tak heran mantan pramugari ini merasa hancur, terutama dalam 2 minggu pertama. Ia bahkan tak mau makan dan menangis setiap malam.

Lambat laun, ia belajar menerimanya. Avila dan kekasihnya pun mulai berjualan LPG pada bulan September.

"Jangan malu kehilangan pekerjaan. Untuk kalian yang juga kehilangan pekerjaan karena pandemi, jangan putus asa. Selama 1,5 bulan menganggur, aku sadar apa pun yang kita inginkan dalam hidup, jika itu bukan rencana Tuhan, Ia akan mengambilnya darimu," tulisnya.

Avila juga tak lupa menyemangati sesama rekan pramugari agar tak berhenti bermimpi.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu