News

Kisah Perwira Korsel yang Sudah 2 Kali Ikut Pendidikan Reguler Seskoad

Major Choi Jae Hoon, perwira siswa yang berasal dari Korea Selatan telah dua kali mengikuti pendidikan regular Seskoad.


Kisah Perwira Korsel yang Sudah 2 Kali Ikut Pendidikan Reguler Seskoad
Major Choi Jae Hoon, perwira siswa yang berasal dari Korea Selatan telah dua kali mengikuti pendidikan regular Seskoad. (Tangkapan layar YouTube TNI AD)

AKURAT.CO Pendidikan Reguler LX Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) TA 2021 tidak hanya diikuti oleh prajurit perwira TNI di tanah air saja. Namun juga terdapat perwirasiswa dari kepolisian dan prajurit perwira Angkatan Darat (AD) dari negara sahabat.

Setelah menjalani pendidikan selama enam bulan, para perwira siswa mendapatkan tanda kelulusan berupa ijazah. Upacara penyerahan ijazah dipimpin oleh Komandan Seskoad, Mayjen TNI Anton Nugroho.

Setelah berhasil mendapatkan pencapaian pendidikan tertinggi di instansi matra AD, para prajurit gabungan tersebut akan diberikan tanggung jawab untuk mengemban tugas baru.

Setelah dinyatakan lulus, kebahagiaan menyelimuti Letkol Cba Julisar Hutasoit. Impian dapat menyelesaikan pendidikan Seskoad terbayar lunas.

Meski di ujung pensiun, lulus pendidikan itu menjadi suatu kebanggaan yang sulit dilukiskan. Terlebih sejak 15 tahun lalu dirinya pernah mencoba untuk masuk Seskoad, namun gagal.

"Kami sudah beberapa kali ujian ya, tes masuk Pendidikan Seskoad ini, kurang lebih 15 tahun lalu, namun mungkin kurang beruntung kami walaupun sudah persiapan,” tuturnya dalam video dalam akun resmi YouTube TNI AD yang dikutip AKURAT.CO, Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Selain itu, Kompol Slamet Ramelan beserta delapan anggota polisi lainnya ditunjuk oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebagai perwakilan perwira siswa yang mengikuti pendidikan di Sesko Angkatan Darat. 

la merasa berkesan dapat mengikuti Pendidikan Regular Seskoad, sehingga lebih mengenal fungsi yang berada di Korps Angkatan Darat.

"Dengan kami bergabung di Seskoad, tentunya kami lebih mengenal, kita bisa berintegrasi, mendekatkan diri satu sama lain. Dan tentunya ke depannya nanti akan menciptakan kami dalam bertugas di lapangan," ujar Kompol Slamet dalam keterangan di video tersebut.