Olahraga

Kisah Perjalanan Panjang Greysia Menuju Medali Emas Olimpiade Tokyo

Greysia Polii memiliki kisah perjalanan yang cukup rumit sebelum menjadi juara di Olimpiade Tokyo 2020.


Kisah Perjalanan Panjang Greysia Menuju Medali Emas Olimpiade Tokyo
Momen ketika Greysia Polii/Apriyani Rahayu mencium medali emas Olimpiade Tokyo 2020. ()

AKURAT.CO, Penantian panjang Greysia Polii untuk mendapatkan medali emas Olimpiade akhirnya tercapai. Bersama pasangannya, Apriyani Rahayu, Greysia akhirnya bisa merasakan manisnya menjadi menjadi jawara di Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia/Apriyani meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 setelah pada partai final, berhasil mengalahkan Chen Qing Chen/Jia Yifan di partai final dengan skor 21-19 dan 21-15.

Greysia Pernah Kena Diskualifikasi

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Greysia dan pasangannya Meiliana Jauhari pernah didiskualifikasi di London 2012 bersama dengan pasangan China dan Korea Selatan karena tidak memberikan perfoema yang terbaik di lapangan.

Sembilan tahun setelah London 2012, Polii dan Apriyani Rahayu melaju ke final ganda putri di Tokyo 2020, menjadi pasangan ganda putri Indonesia pertama di final Olimpiade.

Diskualifikasi di London 2012, pensiunnya pasangannya di Rio 2016 Nitya Krishinda Maheswari, operasi bahu dan kehilangan saudara laki-lakinya akhir tahun lalu adalah bola kurva yang dilemparkan kehidupan ke arahnya.

Diskualifikasi di London 2012, kenang Greysia, membuatnya berada di jalur untuk tidak pernah menyerah pada mimpinya.

“Begitu banyak orang, bukan hanya saya, telah melalui kesulitan dan momen tak terlupakan juga. Saya kira Olimpiade London mengajari saya untuk tidak pernah menyerah pada impian Anda," kata Greysia, sebagaimana dikutip dari situs resmi BWF.

"Dan saya tahu saya tidak hanya mengatakannya, saya ingin bersungguh-sungguh setiap hari dalam hidup saya. Saya hanya benar-benar menjalani hari demi hari, itu hanya bonus dari Tuhan bahwa saya bisa berada di sini dan di final Olimpiade 2021.”