Rahmah

Kisah Cinta Abu Thahlhah yang Membuatnya Memeluk Islam

Berkat wanita yang dicintainya, Abu Thahlhah memeluk Islam


Kisah Cinta Abu Thahlhah yang Membuatnya Memeluk Islam
Ilustrasi sahabat Nabi (altreeq.com)

AKURAT.CO Ada banyak jalan yang Allah lakukan untuk membuat hamba-Nya yang semula tidak beriman menjadi seorang muslim. Salah satunya adalah apa yang dialami Abu Thalhah al-Anshari yang karena cintanya kepada seorang muslimah membuat dirinya menjadi mualaf.

Memiliki nama lengkap Zaid bin Sahl bin al-Aswad bin Haram bin Amr bin Malik bin an-Najjar al-Anshari al-Khazraji, Abu Thalhah merupakan putra dari Ubadah binti Malik bin Adi bin Zaid. Dia termasuk sahabat yang ikut serta dalam Perang Badar.

Abu Thalah memeluk Islam melalui perantara Ummu Sulaim, wanita yang dicintainya.

baca juga:

Dikisahkan, saat datang untuk menyampaikan lamaran, Ummu Sulaim berkata padanya, “Sebenarnya aku tertarik padamu. Tak pantas orang seperti Anda untuk ditolak. Namun Anda seorang laki-laki kafir, sementara aku seorang Muslimah. Kalau kau mau memeluk Islam, itulah mahar untukku. Aku tak meminta selain itu.”

Mendengar ucapan Ummu Sulaim itu, Abu Thalhah segera menuju berhalanya yang terbuat dari kayu. Ia menghadap dan beribadah kepadanya. Dalam kondisi demikian, Ummu Sulaim berkata padanya, “Abu Thalhah, bukankah kau tahu Tuhan yang kau sembah selain Allah itu tumbuh dari tanah?” “Iya”, jawab Abu Thalhah.

“Tidakkah kau malu, kalau kau itu menyembah potongan pohon. Sebagian dari pohon itu kau jadikan Tuhan. Sementara sebagian yang lain kau jadikan alat untuk mengaduk adonan roti?” kata Ummu Sulaim melanjutkan.

Abu Thalhah berkata, “Siapa yang mau mengajariku tentang Islam?” “Aku yang akan memandumu bagaimana cara masuk agama Islam, yaitu dengan engkau bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang benar kecuali Allah. Dan Muhammad adalah utusan Allah. Lalu pergilah ke rumahmu. Hancurkan berhalamu. Kemudian buang,” tegas Ummu Sulaim.

Abu Thalhah melakukan apa yang diajarkan padanya. Ia pun menikahi Ummu Sulaim. Tentang pernikahan ini, kaum muslimin mengatkan, “Kami sama sekali tak pernah mendengar mahar yang lebih mulia dari maharnya Ummu Sulaim. Ia menjadikan maharnya keislaman suaminya.”

Sejak saat itu, Abu Thalhah menjadi pribadi yang sangat mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mendengarkan semua nasihatnya, dan tidak pernah berpaling dari tuntunannya.[]

Sumber: Kisahmuslim.com