Rahmah

Kisah Abu Thalhah Al-Anshari, Sahabat Nabi yang Rela Kelaparan demi Memuliakan Tamu


Kisah Abu Thalhah Al-Anshari, Sahabat Nabi yang Rela Kelaparan demi Memuliakan Tamu
Sahabat Nabi (SINDONEWS)

AKURAT.CO, Para sahabat nabi adalah orang-orang mulia. Kehidupannya penuh dengan keteladanan bagi umat Nabi Muhammad baik untuk masa kini maupun untuk masa depan. Sifat dan sikapnya selalu menunjukkan itikad baik kepada semua orang.

Adalah Abu Thalhah Al-Anshari, salah satu sahabat nabi yang rela kelaparan demi menghormati tamunya yang datang ke rumahnya.

Suatu hari ada seorang musafir laki-laki yang mendatangi masjid Nabawi. Ia datang pada mulanya untuk melakukan salat di masjid Rasulullah itu. Sesudah ia salat ia memohon izin untuk bertemu Rasulullah di rumahnya.

Tidak lama kemudian ia pun bertemu dengan Rasulullah. Seketika musafir itu menanyakan kepada Rasulullah akan ketersediaan makanan di rumahnya karena ia belum makan dalam beberapa hari.

Akhirnya Rasulullah menanyakan kepada seorang istrinya tentang persediaan makanan di rumah. "Adakah persediaan makanan untuk hari ini wahai istriku" tanya Rasulullah. Istrinya pun menjawab: "tidak ada wahai Ayah."

Mendengar itu Rasulullah pun pergi ke rumah istrinya yang lain menanyakan makanan untuk sang tamunya itu. Namun sama, jawaban istri yang kedua ketika ditanya ketersediaan makanan juga menjawab tidak ada.

Beliau pun pergi ke rumah istri-istri yang lain. Akan tetapi sama saja, tidak ada makanan yang tersedia sama sekali di antara para istri nabi itu untuk sekadar memberi makan tamu musafirnya.

Akhirnya Rasulullah pun pergi ke masjid Nabawi menanyakan kepada para sahabatnya akan siapa yang memiliki ketersediaan makanan.

Setelah beberapa lama akhirnya berdirilah sahabat Abu Thalhah Al-Anshari. "Saya bersedia untuk menjamu tamu ini wahai Rasulullah. Biarlah musafir ini makan malam bersama keluargaku." kata Thalhah.