Tech

Kiprah SpaceX, Blue Origin, dan Virgin Galactic Berikan Pengalaman Luar Angkasa

Beberapa perusahaan kini telah menyediakan layanan perjalanan luar angkasa


Kiprah SpaceX, Blue Origin, dan Virgin Galactic Berikan Pengalaman Luar Angkasa
Para CEO Perusahaan Luar Angkasa (dok. businessinsider.com)

AKURAT.CO Dahulu, manusia pergi ke luar angkasa hanya mimpi semata. Namun, semua berubah ketika astronot pertama yang berhasil terbang dan sampai ke bulan. 

Perjalanan ini lantas membawa dunia pada era baru, dimana semua orang ingin menjadi astronot dan terbang melihat angkasa. Karena, keindahan dan pengalaman yang sangat berharga akan tercapai bila melakukannya.

Seiring berkembangnya zaman, perusahaan teknologi angkasa pun akhirnya mewujudkan impian semua orang. Beberapa perusahaan kini telah menyediakan layanan perjalanan luar angkasa atau sub orbital.

Sejauh ini, diketahui ada tiga perusahan AS telah buktikan impian wisata ke sub orbital dan ke stasiun luar angkasa internasional (ISS) kini telah jadi kenyataan dan dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

Berwisata, meneliti, mengirim kargo bahkan membangun infrastruktur di garis orbit bumi terendah (LEO) pada ketinggian 400 km di atas permukaan bumi siapapun kini boleh menikmatinya dengan kondisi dan syarat tertentu.

Perusahaan Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX) milik Elon Musk, tercatat sebagai perusahaan swasta pertama yang mendapat kepercayaan NASA. Perusahaan tersebut bermitra ke luar angkasa termasuk ke ISS di garis orbit LEO, MEO bahkan GEO (Geostationary orbit) yakni lintasan orbit "terjauh" dari bumi. Sementara itu, perusahaan Virgin Galactic milik Richard Branson berhasil mengirim awak ke sisi bawah ruang angkasa atau di bawah garis Karman dengan pesawat mini yang dapat digunakan berulang-ulang.

Sedangkan, perusahaan Blue Origin milik Jeff Bezos juga mengukir sukses, mengirim kapsul ber awak ke sisi bawah ruang angkasa dengan kendaraan yang juga dapat digunkan berulang kali. Meskipun sama-sama mempunyai kesamaan eksplorasi luar angkasa tapi ke tiga perusahaan tersebut punya cara unik tentang mekanisme mengirim dan mengembalikan awaknya ke bumi.

SpaceX Dragon

SpaceX mengirimkan awaknya ke ISS dan bergabung dengan ISS pada ketinggian 400 km di lintasan orbit LEO. Astronot pertama yang dibawa SpaceX adalah Robert Bhenken dan Douglas Hurley.