Lifestyle

Kipas Angin, Amankah untuk Bayi?

Biasanya orangtua melengkapi kamar tidur bayi dengan pendingin ruangan, termasuk kipas angin


Kipas Angin, Amankah untuk Bayi?
Ilustrasi manfaat kipas angin untuk Si Kecil

AKURAT.CO Bayi, terutama yang baru lahir, belum mampu menyesuaikan suhu tubuh mereka seperti orang dewasa. Oleh sebab itu, si kecil sangat sensitif dengan cuaca panas.

Akibat cuaca panas ini, si kecil bisa terus berkeringat hingga membuatnya merasa tidak nyaman, dehidrasi hingga biang keringat. Jika sudah begitu, si kecil pasti menjadi rewel. Untuk menghindari hal ini, Mom mungkin 

Bukan hanya itu, keringat yang mengucur juga bisa memicu munculnya ruam akibat biang keringat. Jika sudah begitu, si kecil pasti rewelnya bukan main. Untuk mengatasi hal ini, Mom mungkin akan melengkapi kamar tidur si kecil dengan pendingin ruangan. Salah satunya adalah kipas angin. Namun, apakah penggunaan kipas angin aman untuk bayi? 

Itu mungkin beberapa pertanyaan yang ada di benak, Mom. Tapi, Mom tidak perlu khawatir, sebab kipas angin bagus untuk memastikan sirkulasi udara di kamar si kecil tetap baik. Alhasil, ruangan tetap segar dan sejuk. Hanya saja, Mom tidak boleh mengarahkan kipas angin langsung ke tubuh bayi. Lebih baik mengarahkannya ke suatu sudut, itu akan mengurangi kemungkinan bayi kedinginan.

Selain itu, Mom juga harus memperhatikan pakaian si kecil. Tidak perlu pakaian tebal dan tertutup, si kecil bisa menggenakan kaus tanpa lengan dengan celana pendek, atau kaus dalam dengan popok. Pilih bahan yang tipis, ringan, dan mampu menyerap keringat. Dengan begitu, si kecil pun akan merasa lebih nyaman.

Selain bisa menyejukkan ruangan, penggunaan kipas angin pada kamar bayi ternyata bermanfaat untuk kesehatan bayi. Menurut Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine, bayi memiliki peluang 72 persen lebih kecil untuk meninggal akibat Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS) jika mereka tidur dengan kipas angin di kamar mereka daripada mereka yang tidak.

Pada dasarnya, kipas angin di kamar bayi memungkinkan udara bersirkulasi lebih bebas di dalam ruangan, dan oleh karena itu, kecil kemungkinan bayi menghirup karbon dioksida yang telah mereka hembuskan.

Kipas angin, menurut penelitian tersebut, juga membantu  ventilasi ruangan, yang dianggap sangat penting untuk mengurangi kemungkinan SIDS.

Selain dua manfaat diatas, berikut ini AKURAT.CO uraikan tiga manfaat kipas angin untuk si kecil, Selasa (20/7/2021):

  • Kipas angin yang dinyalakan dalam kecepatan yang relatif rendah dapat mengurangi output kebisingan, sehingga bisa menurunkan kemungkinan Si Kecil untuk terbangun.
  • Kipas angin juga menghasilkan 'white noise' yang  dapat membantu Si Kecil tidur lelap. 
  • Kipas angin sebenarnya lebih bagus daripada AC karena tidak mengeringkan udara. Udara yang terlalu kering pada dasarnya bisa memperburuk masalah pernapasan seperti asma/mengi pada anak kecil. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan: 

  • Mom wajib memperhatikan kebersihan kipas angin.
  • Tidak diarahkan langsung ke bayi.
  • Pastikan semua kabel jauh dari jangkauan.
  • Jika kamu memiliki kipas alas/meja, letakkan jauh dari kemungkinan kontak dengan bayi. Pastikan tidak ada apa pun di dekatnya yang dapat Si Kecil panjat untuk mencapai kipas.

Itulah beberapa manfaat penggunaan kipas angin di kamar si kecil. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kipas angin yang digunakan, ya!

Jika Mom ingin tahu manfaat dan resiko penggunaan AC pada kamar si kecil, Mom bisa meng-klik link ini