News

Kinerja Polri Tangani Mudik Lebaran Pantas Diapresiasi

Sudah menjadi tugas dan tanggungjawab polisi lalulintas untuk mengamankan dan menertibkan jalur mudik lebaran


Kinerja Polri Tangani Mudik Lebaran Pantas Diapresiasi
Anggota Komisi III DPR RI fraksi PKS, Muhammad Nasir Djamil. (AKURAT.CO/Dedi Ermansyah)

AKURAT.CO, Anggota Komisi Hukum DPR Nasir Djamil mengapresiasi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri atas upaya penanganan mudik lebaran. Menurutnya, lancarnya mudik lebaran berkat usaha keras beserta kesadaran para pemudik yang menaati lalu lintas.

"Layak dan patut diapresiasi bahwa peran besar polisi lalu lintas diakui oleh pengguna jalan raya saat mudik lebaran lalu," kata Nasir kepada redaksi, Senin 16 Mei 2022. 

Nasir mengatakan sudah menjadi tugas dan tanggung jawab polisi lalu lintas untuk mengamankan dan menertibkan jalur mudik lebaran. Meski begitu anggota dewan dari Fraksi PKS ini menekankan perlunya meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk menaati lalu lintas.

baca juga:

"Ke depan memang dibutuhkan kolaborasi yang lebih berkualitas antara institusi Polri dengan lembaga dan kementerian terkait saat mengatur lalulintas mudik lebaran. Bahkan diperlukan edukasi kepada warga yang mudik beberapa hari sebelum mereka mudik," lanjutnya. 

Selain itu Nasir menyinggung perlunya peran organisasi masyarakat (ormas) dan paguyuban guna meningkatkan kesadaran hukum berlalu lintas. 

"Mengajak partisipasi ormas dan paguyuban masyarakat untuk mensukseskan mudik. Sebab pada  prinsipnya melibatkan partisipasi dalam penyelenggaraan mudik sangat dibutuhkan, " pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, lembaga survei Indikator Politik merilis survei terkait peran Kepolisian dalam mengatur kelancaran arus mudik. Survei yang digelar pada 5-20 Mei 2022 dengan 1.228 responden dan margin of error survei ini 2,9% pada tingkat kepercayaan 92% itu menyebut 57,8% masyarakat menilai peran Polri cukup besar dalam kesuksesan manajemen mudik tahun ini. 

Sementara 19,7% masyarakat menilai sangat besar, 9,6% sedikit, 1,6% sangat sedikit dan 11,3% tidak tahu atau tidak menjawab.[]