News

Kinerja Para Menteri Jokowi Dalam Tangani COVID-19 Dinilai Belum Sesuai Harapan

Pasalnya kinerja mereka belum sejalan dengan kinerja Presiden


Kinerja Para Menteri Jokowi Dalam Tangani COVID-19 Dinilai Belum Sesuai Harapan
Ilustrasi (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Ketua Tim Pemenangan Pilpres Jokowi - Maruf Amin Kabupaten Bogor, Jaro Ade angkat bicara soal lambatnya respon para menteri yang belum bisa bekerja maksimal sesuai arahan presiden dalam penanganan COVID-19.

"Saya melihat hanya segelintir menteri yang mau terjun turun langsung secara maksimal mengejawantahkan program dan intruksi presiden," kata Jaro Ade dalam keterangannya, Selasa (27/7/2021).

Ia menilai para menteri banyak yang kurang peka terhadap kesulitan yang dialami masyarakat di tengah pandemi COVID-19. 

Jaro Ade justru mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan (nakes) yang dari awal berjibaku hingga detik ini membantu masyarakat tanpa mengenal waktu. Meskipun banyak dari mereka yang lamban mendapatkan insentif. 

"Hanya TNI-POLRI beserta nakes yang dapat dirasakan kerjanya di masyrakat. Mereka berjibaku meski insentifnya lamban diberikan, sementara sebagian besar menteri tidak becus bekerja. Saya sebagai ketua tim pemenangan Kabupaten Bogor sangat kecewa," tegas Jaro Ade. 

Adapun pernyataan ini disampaikan Jaro Ade berdasarkan hasil survei lembaga indipenden seperti lembaga survei IPS (Indonesian Presidential Studies). 

Dalam surveinya, IPS menilai kepuasan kinerja para menteri sebagai komandan lapangan atas intruksi presiden dibawah 30%, hanya lembaga kepolisian dan TNI yang dipandang mampu bekerja dan mengimplementasikan arahan presiden dalam mengatasi serangan covid-19 varian delta saat ini. 

Sebagai bentuk protes, Mantan Ketua DPRD Kabupaten Bogor tersebut mengatakan kinerja para menteri berbading terbalik, dikarenakan di sisi lain Presiden Jokowi turun langsung ketengah masyarakat dan harus berhadapan dengan hujatan dan berita bohong alias hoax. 

Tak hanya itu, informasi terkait data paparan COVID-19 juga dikhawatirkan tidak sesuai dengan fakta dilapangan. 

"Bagaimana penanganan bisa berjalan maksimal, jika data yang ada saat ini tidak sesuai. Semua hanya asal bapak senang," kata Ade ketus.

Semestinya, beber Jaro Ade, kekuatan politik dengan bersatunya Jokowi dan Prabowo dalam pemerintahan mampu memberikan percepatan dalam penanggulangan pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi. 

Ia pun mengimbau, agar segenap lapisan masyarakat dan elemen bangsa bersatu melawan covid-19 di tanah air ini. 

"Kita semua harus saling membantu dan melaksanakan prokes dengan baik serta menyukseskan vaksinasi di masyarakat. Semua itu, agar terciptanya kekebalan komunal karena perang terhadap covid adalah perang kita semua bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah," tukasnya.