Ekonomi

Kinerja Ekspor Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Sentuh US$10,62 Miliar

Sektor Industri tekstil dan pakaian jadi merupakan salah satu sektor industri prioritas pada program Making Indonesia 4.0


Kinerja Ekspor Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Sentuh US$10,62 Miliar
Ekshibisi mesin tekstil dalam pameran industri tekstil dan produk tekstil (ITPT) terintegrasi bertaraf Internasional 'Indo Intertex dan Inatex' yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (4/4). Pameran yang menghadirkan 900 perusahaan dari perusahaan lokal dan 23 mancanegara yang bergerak dalam industri tekstil dan garmen. Pameran yang saling terkait yakni Indo Intertex yang menghadirkan permesinan dan peralatan, sedangkan Inatex memamerkan aneka bahan baku serat, benang, kain, paka (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwasanya sektor industri tekstil dan pakaian jadi merupakan salah satu sektor industri prioritas pada program Making Indonesia 4.0, sehingga sangat penting untuk terus dikembangkan.

"Jadi perlu saya informasikan, bahwa kinerja ekspor industri tekstil dan pakaian jadi sepanjang 2020 sudah mencapai US$10,62 miliar. Sedangkan untuk kontribusinya terhadap PDB industri pengolahan non migas sebesar 6,76 persen," ucapnya pada saat opening ceremony InaFashion Smesco Online Expo 2021 di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Melihat banyaknya potensi serta keunggulan yang diberikan dari sektor industri fesyen di Indonesia. Maka pihaknya pun kembali mengajak kepada seluruh stakeholder industri fesyen baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri, desaigner, marketplace hingga akademisi untuk dapat bersama-sama memajukan industri fesyen nasional dengan selalu mempromosikan dan menggunakan produk fesyen dalam negeri.

Senada dengan Menperin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan bahwasanya era pandemi Covid-19 merupakan masa-masa yang sangat berat dan penuh dengan tantangan bagi kita semua. Dimana dampak pandemi Covid-19 sangat-sangat pahit dirasakan oleh berbagai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

" Termasuk didalamnya industri tekstil, maka dengan itu saya berharap industri tekstil Indonesia dapat segera bangkit dan bisa kembali membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Serta ikut menggerakan Industri UMKM sehingga para pelaku usaha ini mampu meningkatkan ekspor Indonesia ke pasar global," imbuhnya.

Maka dengan itu, pihaknya ini mengapresiasi kepada para penyelenggara seperti HIPPINDO dan Smesco yang sudah menyelenggarakan InaFashion Smesco Online Expo 2021.

"Diimana Kegiatan ini Merupakan salah satu bentuk dukungan dan kontribusi nyata dalam menghidupkan perekonomian dengan mempertemukan berbagai pelaku usaha dan pemangku kepentingan terkait di industri tekstil dan pakaian jadi," pungkasnya.

Saat ini, tambahnya, Kemenparekaf sedang fokus mengimplementasikan tiga strategi utama untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, diantaranya adalah Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi.[]

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu