Ekonomi

Kinerja Bank Syariah untuk UMKM Terus Bertumbuh Sentuh 23 Persen

kinerja bank syariah Indonesia khususnya untuk UMKM terus mengalami pertumbuhan hingga 23 persen

Kinerja Bank Syariah untuk UMKM Terus Bertumbuh Sentuh 23 Persen
Direktur Riteil Banking Bank Syariah Indonesia (BSI) Kokok Alun Akbar, saat acara webinar Pendanaan Syariah Untuk Penguatan UMKM, Senin (21/3/2022). (Screencapture Youtube Akurat.co)

AKURAT.CO, Direktur Riteil Banking Bank Syariah Indonesia (BSI) Kokok Alun Akbar mengungkapkan kinerja Bank Syariah Indonesia khususnya untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus mengalami pertumbuhan, yaitu sebesar 22,3 persen. Kemudian naik menjadi 23 persen secara target BSI sudah menyalurkan UMKM sebesar Rp39 triliun.

“ Kita lihat porsinya tumbuh dari 22,3 persen kemudian naik menjadi 23 persen. Jadi secara target kita sudah menyalurkan UMKM kita sebesar Rp39 triliun atau sebesar 23 persen dari seluruh portofolio pembiayaan kita,” kata Direktur Riteil Banking Bank Syariah Indonesia (BSI) Kokok Alun Akbar saat acara webinar Pendanaan Syariah Untuk Penguatan UMKM, Senin (21/3/2022).

Jika dibandingkan dengan regulasi, hal ini sudah memenuhi regulasi dari Bank Indonesia (BI) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk ketentuan yang lama dimana rasio UMKM adalah 20 persen.

baca juga:

“ Tapi kita udah di atas 20 persen yaitu 23 persen. Nah apabila kita konversikan dengan kebijakan RPIM (Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial) yang baru saat ini posisi Desember kita sudah 27 persen. Jadi sudah diatas target daripada RPIM karena di kebijakan RPIM yang baru itu nanti bulan Juni 2023 baru mencapai 25 persen, nah saat ini kita sudah mencapai sekitar 26-27 persen,” jelas Kokok Alun Akbar.

Oleh karena itu, dukungan BSI terhadap UMKM yaitu adalah dari sisi pembiayaan KUR, Mikro, SME. Kemudian kedua memberikan support dukungan terhadap transaksi keuangan berbasis syariah baik melalui cash manajemen system, melalui CMS, Qriss dan lainnya. Memberikan akses pasar khususnya Go digital yang bekerja sama dengan e-commerce.

Meningkatkan kapasibilitas UMKM melalui pendampingan. Melakukan penguatan halal value chain, serta mendorong BSI smart agen.

“ Dan juga kita terus mendorong bagaimana BSI smart agen kita terus kembangkan ke temen-temen UMKM, sehingga mereka bisa juga sebagai agen bank yang bisa melayani perbankan seperti tarik setor tunai. Tahun ini BSI menargetkan tambahan agen sebesar 20 ribu. Ini semua merupakan dukungan Bank Syariah Indonesia terhadap UMKM,” tambahnya.[]