Lifestyle

Kimberly-Clark Softex Tingkatkan Pengumpulan Popok Bekas Melalui Kemitraan dengan Octopus

Kimberly-Clark Softex berkomitmen untuk menjadi anggota dari Kemitraan Aksi Plastik Nasional (National Plastic Action Partnership - NPAP)


Kimberly-Clark Softex Tingkatkan Pengumpulan Popok Bekas Melalui Kemitraan dengan Octopus
(ki-ka) Hamish Daud, Co-Founder dan Chief Marketing Officer Octopus; Hendra Setiawan, Presiden Direktur Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia); Moehammad Ichsan, Co-Founder dan Chief Executive Officer Octopus memegang MoU untuk kemitraan Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) dengan Octopus.

AKURAT.CO,Sejalan dengan peringatan Hari Bumi 2021, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan dengan memperluas fasilitas daur ulang popok dan meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah.

Inisiatif ini direalisasikan dengan menandatangani perjanjian kemitraan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan platform ekonomi sirkular online, Octopus. Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pengumpulan popok bayi bekas di fasilitas daur ulang Kimberly-Clark Softex dan mendukung penciptaan lapangan kerja baru.

Kimberly-Clark Softex berkomitmen untuk menjadi anggota dari Kemitraan Aksi Plastik Nasional (National Plastic Action Partnership - NPAP) untuk memenuhi target nasional, yaitu mengurangi 70% limbah plastik di laut nasional pada tahun 2025, mencegah 16 juta ton sampah plastik masuk ke laut pada tahun 2040, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mata pencaharian di Indonesia, serta menciptakan lebih dari 150.000 pekerjaan.

“Untuk mengurangi dampak buruk bagi bumi, kita harus mengambil tanggung jawab dan mengarahkan aktivitas bisnis yang berpengaruh kepada penanggulangan limbah. Maka dari itu, kami terus berupaya memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dengan menerapkan pengelolaan limbah popok dan praktik daur ulang inovatif dalam operasional kami secara kolektif. Dalam kolaborasi kami dengan Octopus, kami bergerak sebagai satu tim, dalam mendukung dan menyambut perkembangan yang progresif dalam inisiatif pengurangan limbah dan pendekatan ekonomi sirkular di Indonesia,” kata Hendra Setiawan, Presiden Direktur Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia).

Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) percaya bahwa produsen memainkan peran penting untuk mendukung tujuan pemerintah dalam mengurangi limbah, dengan meningkatkan praktik daur ulang yang bertanggung jawab.

Kerja sama dengan Octopus menggambarkan bagaimana perusahaan memandang penting peran dari semua pihak dalam mengatasi masalah lingkungan, seperti penanganan limbah berlebih. Upaya yang dilakukan Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) sendiri telah berhasil berkontribusi pada 3 tujuan dari United Nations Sustainable Development Goals, yaitu tujuan #12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption & Production), tujuan #14 mengenai Ekosistem Lautan (Life Below Water), dan #17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).

“Kami bangga menjadi bagian dari ekosistem Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) dalam penanganan limbah. Dengan mengintegrasikan keahlian kami dalam pengumpulan sampah dan kemasan bekas yang mengedepankan empat pilar, yaitu lingkungan, sosial, kemanusiaan, dan ekonomi, kami berharap dapat menciptakan program pengumpulan sampah yang memadai, tidak hanya  berfokus pada dampak lingkungan  yang  positif  tetapi  juga  sangat  memperhatikan kesejahteraan masyarakat,” kata Moehammad Ichsan, Co-Founder dan Chief Executive Officer Octopus. 

“Di Octopus kami memiliki visi untuk mencegah sampah dan kemasan bekas yang keluar dari rumah ke Tempat Pemrosesan Akhir. Kami bercita-cita meningkatkan infrastruktur serta mata pencaharian pekerja dalam bidang pengumpulan sampah dengan tujuan akhir membersihkan ekosistem laut di tingkat nasional. Kami yakin limbah tersebut dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan industri daur ulang dan meningkatkan aktivitas ekonomi sirkular. Oleh karena itu, kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Kimberly-Clark Softex, yang juga memiliki semangat serupa untuk berkontribusi secara signifikan bagi bumi dengan mengurangi limbah popok. Kami berharap melalui kerja sama ini, kami dapat membantu lebih banyak konsumen, pekerja di bidang pengumpulan sampah, dan juga usaha pengumpulan sampah seperti bank sampah, pengepul maupun pelapak," tambah Co-Founder dan Chief Marketing Officer Octopus, Hamish Daud. 

Sejak 2019 hingga Maret 2021, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) telah mendaur ulang sekitar 17,4 ton popok bayi bekas pakai dan saat ini telah memiliki 4 fasilitas daur ulang yang berada di Tangerang (Provinsi Banten), Karawang, Bandung (Provinsi Jawa Barat), dan Banyuwangi (Provinsi Jawa Timur). Fasilitas tersebut telah mendaur ulang popok bayi bekas secara konvensional dan berteknologi, serta mengubahnya menjadi produk bernilai, seperti pok- bricks, bahan bakar minyak, pupuk, dan produk kerajinan tangan lainnya.

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu