News

KIB Mulai Bahas Soal Capres Setelah 17 Agustus

KIB Mulai Bahas Soal Capres Setelah 17 Agustus
Anggota Komisi III DPR RI F-PPP Arsul Sani saat menjadi pembicara dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Media Center, Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Dalam diskusi ini membahas tema (Sopian)

AKURAT.CO, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) semakin hangat dalam melakukan komunikasi politik mereka dalam menyambut Pilpres 2024 nanti. Sehingga dari komunikasi tersebut mulai membahas mengenai sosok capres-cawapres yang hendak diusung. 

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan pembicaraan mengenai capres-cawapres KIB akan dilakukan setelah momen HUT Kemerdekaan RI atau Tanggal 17 Agustus 2022.

"Nanti setelah 17 Agustus kita akan mulai bicara tentang identifikasi sosok yang di internal KIB diaspirasikan oleh masing-masing parta," kata Arsul saat ditemui awak media di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis (28/7/2022). 

baca juga:

Menurut Arsul, alasan pembicaraan mengenai kandidat capres-cawapres berada pada Bulan Agustus karena bertepatan dengan Rakernas PAN dan Mukernas PPP. 

Sementara bagi Golkar sudah jelas bahwa berdasarkan Munas 2019 capres yang ingin mereka usung ialah Airlangga Hartarto selaku ketua umum.

"Jadi working team KIB yang diwakili oleh masing-masing fraksi akan melakukan pendalaman. Juga dalam melakukan pendalaman, akan meminta respons dari pemangku kepentingan di negara ini, seperti ormas agama, atau non agama. Tentu juga ya di lingkungan termasuk harus ada pengembangan komunikasi dengan parpol lain," sebut Anggota Komisi III DPR itu. 

Meski belum menyebutkan siapa saja nama yang akan masuk bursa capres dan cawapres di KIB, Arsul menegaskan bahwa sosok yang mereka cari ialah sosok pemimpin yang mampu meneruskan warisan dari Joko Widodo. 

"Kami punya tekad yang sama bahwa siapapun paslon yang kita usung bisa meneruskan legacy dan program pemerintahan yang sekarang," tukas dia. []