Ekonomi

Kiat Sukses Pengusaha Muda Miliki Bisnis Properti Capai Rp60 Miliar

Kiat Sukses Pengusaha Muda Miliki Bisnis Properti Capai Rp60 Miliar
Ilustrasi pengusaha muda bisnis properti (Benchmark)

AKURAT.CO Kebanyakan orang memiliki mimpi untuk bisa sukses di usia muda. Sukses dalam artian karier cemerlang dan memiliki banyak uang bukan hanya mimpi kalau mau berusaha.

Salah satunya seorang pengusaha muda yang lahir di Salatiga Dhiraj Kelly Sawlani berhasil membuktikan bahwa sukses di usia muda bukan omong kosong belaka. Di usia 30 tahun, Dhiraj Kelly Sawlani telah menjadi pebisnis properti sukses.

Saat ini ia memimpin dua perusahaan sekaligus, di PT Sarana Abadi Raya (SAR) sebagai direktur dan PT Era Integrity sebagai komisaris. Kedua perusahaan tersebut bergerak di bidang properti di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. PT Sarana Abadi Raya (SAR) di bidang general contractor dan supplier.

baca juga:

Sementara PT ERA Integrity adalah perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran properti, seperti terlihat di Instagram @eraintegrity, merupakan franchise dari PT ERA Indonesia yang memiliki 115 kantor cabang dan 6500 Marketing Associate di Indonesia.

"Sarana Abadi Raya mengerjakan jasa konstruksi secara menyeluruh dan menyediakan material yang dibutuhkan. Klien kami dari perusahaan swasta dan perusahaan milik pemerintah. Ada websitenya sarana-abadi.co.id bisa dilihat di sana," kata Dhiraj Kelly Sawlani.

Tak hanya itu, Dhiraj Kelly Sawlani juga memiliki Griya Wantilan Residence yang berlokasi di Kalijati, Subang, yakni perumahan seluas 50.000 m2 dengan jumlah 400 rumah subsidi dan 100 rumah komersil. Total nilai investasi bisnis ini mencapai Rp60 miliar, nominal yang sangat tinggi.

Lulusan S3 Bina Nusantara University ini belajar mengenai dunia properti dari sang ayah. Berbekal ilmu seputar konstruksi dan properti ayahnya, membuat pemilik Instagram @dhirajkelly itu optimis dapat menjalankan bisnis.

Dhiraj mengakui menjalankan bisnis di bidang properti besar ini tentunya tak mudah, terutama dalam hal pemasaran. Mengingat produk yang dipasarkan bukan seperti kebutuhan pokok semua orang bisa membelinya. Hal itu pula yang dirasakan oleh Dhiraj saat menjalankan project Griya Wantilan Residence. Sehingga ia mengambil langkah menyelamatkan asetnya dengan menggandeng ERA Indonesia untuk bekerjasama.

"Saya mengambil Langkah untuk menghubungi agen properti ERA untuk membuat kesepakatan Kerjasama. Akhirnya, saya memutuskan untuk membeli franchise ERA Indonesia dan mendirikan kantor pemasaran sendiri yang bernama ERA Integrity," jelasnya.