Rahmah

KH Said Aqil Siradj Kembali Maju di Bursa Ketum PBNU, Tokoh Muda NU: Tidak Ada Masalah

Nama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj kembali menjadi calon untuk mempertahankan jabatannya di Muktamar NU mendatang.


KH Said Aqil Siradj Kembali Maju di Bursa Ketum PBNU, Tokoh Muda NU: Tidak Ada Masalah
Said Aqil Siroj (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO  Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) dari Pesantren Bersama Al-Insaaniyyah, Mamang Haerudin, mengatakan saat ini tidak ada masalah dengan nama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, yang menjadi calon untuk mempertahankan jabatannya di Muktamar PBNU ke-34, yang digelar 23-25 Desember 2021 mendatang.

"Jadi Kang Said kalau kemudian maju kembali menjadi calon Ketua Umum PBNU sebetulnya tidak ada masalah, itu hak beliau," ujar Haerudin saat dihubungi Akurat.co, Rabu (13/10/2021).

Haerudin mengungkapkan bahwa tak ada batasan periode untuk menjabat sebagai ketua umum PBNU. Hal tersebut tertuang dalam anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) Nahdlatul Ulama.

"Kalau Kang Said kembali maju dalam bursa Ketua Umum, sebetulnya tidak menyalahi prosedur internal organisasi atau dengan kata lain tidak menyalahi AD/ART PBNU," kata Haerudin.

Lebih lanjut lagi, Haerudin menyampaikan pandangannya terhadap Kiai Said. Secara pribadi, dirinya sangat menghormati dan takzim kepada Kiai Said.

"Saya pribadi sangat takdim kepada Kang Said. Saya malah pernah memohon izin menulis buku berdua. Buku itu terbit 2015 di Penerbit Quanta, Elex Media Komputindo, Kompas-Gramedia, Jakarta, berjudul "Berkah Islam Indonesia: Jalan Dakwah Rahmatan Lil'alamin," ucap Haerudin.

Haerudin menambahkan, Kiai Said memiliki potensi untuk mempertahankan jabatannya sebagai ketua umum. Tak lupa, dirinya juga berharap acara Muktamar NU ke-34 ini berlangsung lancar tanpa ada hambatan.

"Kalau bicara kemungkinan sih mungkin ada. Namun lepas dari segala kemungkinan itu semua, sebagai salah seorang Nahdliyin, saya berdo'a sekaligus jadi harapan saya, semoga Muktamar NU ke 34 ini berlangsung lancar dan berkah," jelas Haerudin.

Haerudin berpesan kepada siapa saja yang terpilih di Muktamar NU mendatang, agar dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. Hal tersebut karena merupakan takdir yang sudah ditetapkan Allah SWT.

"Siapa pun nanti yang terpilih oleh Muktamirin, itulah takdir dari Allah. Semoga bisa membawa PBNU semakin semakin amanah, progres dan jauh dari godaan politik praktis," pungkas Haerudin. []