Rahmah

KH Nasaruddin Umar Ungkap Rahasia Mendapatkan Kematian Khusnul Khatimah, Umat Muslim Wajib Tahu

Menurut KH Nasaruddin Umar, jangan coba-coba memudahkan untuk mendapat khusnul khatimah hanya dengan bermodalkan kalimat 'lailaha illallah'.


KH Nasaruddin Umar Ungkap Rahasia Mendapatkan Kematian Khusnul Khatimah, Umat Muslim Wajib Tahu
KH Nasaruddin Umar (AKURAT.CO/Lufaefi)

AKURAT.CO  Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ

"Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621)

baca juga:

Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mengungkapkan ketika manusia yang melantunkan kalimat 'lailaha illallah' di akhir hayatnya, maka orang tersebut termasuk dalam kategori mendapatkan khusnul khatimah.

Akan tetapi, merunut Kiai Nasar, jangan coba-coba memudahkan untuk mendapat khusnul khatimah hanya dengan bermodalkan kalimat 'lailaha illallah'. Sebab, lidah seseorang tidak akan sanggup mengucapkan kalimat 'lailaha illallah' ketika manusia sedang berlumuran dosa.

"Apalagi ketika kita sedang menyimpan dosa yang sangat besar, kedurhakaan yang sangat besar, kemaksiatan yang sangat besar, yang lain kata-kata itu bisa keluar dari mulut, tetapi kalimat sakral tersebut tidak akan bisa keluar," kata Kiai Nasar.

Kiai Nasar kemudian menceritakan kisah sikap sahabat Nabi Alqamah yang sedang mengalami sekaratul maut. Ketika itu, Rasulullah SAW menyuruh Abu Bakar Ash Shiddiq untuk mendatangi rumah Alqamah, karena Rasulullah SAW dalam keadaan sedang menerima tamu.

Ketika Abu Bakar Ash Shiddiq sampai di rumah Alqamah, ia melihat sesuatu yang aneh. Pada saat Alqamah sedang dituntun mengucapkan kalimat 'lailaha illallah' tetapi Alqamah tidak dapat mengeluarkan kata-kata tersebut. 

Sehingga para sahabat yang lain menyampaikan kejadian itu kepada Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW datang dan berkata,

"Ya Alqamah, engkau tahu siapa saya?"

"Ya, engkau adalah Rasulullah," jawab Alqamah.

Kemudian Rasulullah SAW menuntun Alqamah mengucapkan kalimat 'lailaha illallah' akan tetapi Alqamah tetap tidak dapat melafalkannya.

Rasulullah SAW kemudian memanggil ibu Alqamah dan berkata,

"Wahai, ibu Alqamah, anakmu sedang sakarul maut kok tidak ada di sini?

"Saya belum pulih penyakitnya, saya sakit hati dengan anak semata wayang saya Alqamah ini. Karena setelah ia menikah, ia tidak memikirkan kehidupan saya," jawab sang ibu.

Akhirnya Rasulullah SAW meminta ibu Alqamah untuk memaafkan perlakuan anaknya itu, namun ibunya masih tidak mau memaafkannya.

Dengan demikian, Rasulullah SAW menyuruh beberapa sahabat yang lain untuk mengumpulkan kayu bakar. Rasulullah SAW berpendapat lebih baik Alqamah mendapatkan api dunia, daripada harus memperoleh api neraka yang sangat panas.

Akhirnya sang ibu tidak tega melihat anaknya dan akhirnya memaafkannya. Setelah ibunya memaafkan Alqamah, lalu keluar dari mulut Alqamah kalimat 'lailaha illallah' dan Alqamah meninggal dalam keadaan khusnul khatimah.

Dengan demikian, Kiai Nasar menyampaikan bahwa tidak mudah meraih khusnul khatimah hanya dengan kalimat 'lailaha illallah'. Karena yang dapat membawa manusia meraih khusnul khatimah adalah spiritualnya kepada Allah SWT dan kebaikan yang dilakukannya kepada manusia.

"Jangan memandang enteng amal yang kecil kalau itu dilakukan dengan penuh keikhlasan. Tetapi juga jangan bangga beramal besar ketika tidak dilakukan dengan ikhlas, maka hanya sesuatu yang kecil di mata Allah SWT," pungkas Rektor PTIQ Jakarta tersebut. []