News

K.H Ma'ruf Amin Dinilai Berjasa dalam Upaya Perdamaian Konflik Masyarakat Kalbar


K.H Ma'ruf Amin Dinilai Berjasa dalam Upaya Perdamaian Konflik Masyarakat Kalbar
Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama Presiden Joko Widodo mengumumkan nama Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) di Posko Cemara, Jakarta, Jumat (7/9/2018). Penunjukan tersebut berdasarkan persetujuan sembilan partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja, selain itu Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Pemilihan Capres dan Cawapres mendatang. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Bakal Calon wakil Presiden yang juga Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), K.H. Ma'ruf Amin menghadiri dialog kebangsaan bertema "Membangun Negeri Tanpa Diskriminasi" di Hotel Grand Mahkota, Jalan Sidas, Pontianak pada Sabtu (15/9).

Kehadirannya disambut masyarakat adat Dayak yang dipimpin oleh Sekjen Masyarakat Dayak Nasional Yacobus Kumis, Ketua IKBM Kalbar H Sukiryanto, Ketua PWNU Kalbar H Hildi Hamid, dan tokoh lainnya.

Dalam dialog kebangsaan bertema "Membangun Negeri Tanpa Diskriminasi", KH Ma'ruf Amin mengajak semua hadirin bersyukur karena Indonesia memiliki landasan ideologi Pancasila. Menurutnya, Pancasila adalah titik temu dan kesepakatan sehingga lahirlah NKRI.

"Kita sebagai bangsa bersyukur karena kita punya landasan kesepakatan yang menjadikan lahirnya NKRI yaitu Pancasila. Pancasila adalah titik temu," kata Kiai Ma'ruf membuka dialog.

Kiai mengatakan harusnya Indonesia bersyukur memiliki ideologi Pancasila. Sebab, tak ada negara lain yang memiliki ideologi seperti Pancasila.

"Kita beruntung sekali kita punya Pancasila, tidak semua negara punya itu. Yang punya landasan Pancasila dan UUD 1945 sehingga lahirnya NKRI," tambahnya.

Kedatangan KH Ma'ruf Amin ke Kota Pontianak disambut masyarakat Dayak dan umat lintas agama, yang mengingatkan jasa beliau karena telah mampu meredam konflik antara masyarakat Dayak dan Front Pembela Islam.

"Ini adalah kunjungan kiai (KH Ma'ruf Amin) yang ketiga ke Kalbar. Dalam kunjungan sebelumnya, pada tahun 2017, kiai turut berjasa meredam konflik antara masyarakat Dayak dengan FPI," kata Ketua Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar, H Sukiryanto, di Pontianak, Sabtu (15/9).

Karena jasanya itu, masyarakat Kalbar, menurut Sukiryanto, sangat berterima kasih kepada KH Ma'ruf Amin.

"Kalau kiai tidak turun saat itu, hampir terjadi konflik besar," katanyaa.[]