Olahraga

Kevin/Marcus Masuk Grup Neraka, Ini Kata Herry IP

Kevin/Marcus tergabung di grup A bersama dengan peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 dari Chinese Taipei, Lee Yang/Wang Chi-Lin.


Kevin/Marcus Masuk Grup Neraka, Ini Kata Herry IP
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon bersama dengan dua pelatih ganda putra Indonesia, Aryono Miranat (kiri) dan Herry Iman Pierngadi (kanan). (Instagram.com/herry_ip)

AKURAT.CO, Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi mengakui bahwa grup yang dihuni oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di Final BWF World Tour 2021 lebih berat daripada grup Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Indonesia memiliki dua wakil ganda putra untuk berpartisipasi di turnamen akhir tahunan BWF yang akan digelar di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali pada 1-5 Desember 2021.

The Minions, julukan Kevin/Marcus, tergabung di grup yang cukup berat di grup A. Ganda putra nomor satu dunia itu bakal berjumpa dengan unggulan ketiga dari Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen; peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Chinese Taipei, Lee Yang/Wang Chi-Lin; dan pasangan nomor sembilan dunia, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India).

Sementara Pramudya/Yeremia, yang berstatus debutan di Final BWF World Tour 2021 berada di grup B bersama dengan juara Indonesia Masters dan runner-up Indonesia Terbuka, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang); unggulan keempat Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia), dan juga Christo Popov/Toma Junior Popov (Prancis).

Mengetahui hasil undian ini, Herry IP selaku pelatih ganda putra Pelatnas PBSI bisa cukup lega karena dua pasangan Indonesia tidak perlu bentrok di fase grup.

"Melihat hasil undiannya, Marcus/Kevin tidak satu grup dengan Pram/Yere di babak penyisihan grup. Mereka bisa berjuang di grupnya masing-masing dan tidak perlu harus tarung sesama wakil Indonesia di babak awal," ujar Herry IP dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (30/11).

Namun, bukan berarti Herry IP bisa lega dan puas begitu saja. Sebab, salah satu anak didiknya yang merupakan ganda putra andalan Indonesia bisa dibilang masuk ke dalam grup “neraka” karena diisi dengan pasangan-pasangan kelas dunia.

Meski begitu, pelatih yang akrab disapa Coach Naga Api itu enggan memusingkan berlebihan. Menurutnya, sudah suatu kewajaran mengingat Final BWF World Tour merupakan turnamen yang diisi oleh delapan pemain/pasangan terbaik sepanjang tahun 2021.

"Minions bisa disebut berada di grup yang lebih berat dibanding dengan Pram/Yere. Di Grup A, Marcus/Kevin harus bertemu lawan berat, terutama dengan pasangan emas Olimpiade Tokyo, seperti Lee/Wang," tutur Herry.

Sumber: PBSI