Rahmah

Keutamaan Utsman bin Affan: Jaminan Masuk Surga dan Kedudukan Mulia

Salah satu orang yang beruntung mendapat jaminan masuk surga adalah Ustman bin Affan

Keutamaan Utsman bin Affan: Jaminan Masuk Surga dan Kedudukan Mulia
Ilustrasi sahabat Nabi ( altreeq.com)

AKURAT.CO Nama Utsman bin Affan tidak asing lagi kebanyakan orang. Sahabat Rasulullah sekaligus khalifah ketiga ini memiliki kedudukan mulia di isi Allah dan nabi-Nya. Berikut adalah beberapa keistimewaan Ustman yang wajib kamu tahu.

Dijamin masuk surga

Rasulullah SAW telah menjamin beberapa sahabat untuk masuk surga. Hal itu disampaikan beliau dalam beberapa kesempatan. Salah satu orang yang beruntung mendapat anugerah ini adalah Ustman bin Affan. Diriwayatkan:

baca juga:

Dari Abu Musa al-Asy’ari bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke sebuah kebun dan memerintahkanku untuk menjaga pintu kebun tersebut. Kemudian datang seorang lelaki untuk masuk, beliau bersabda, “Izinkan dia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk surga.”

Ternyata laki-laki tersebut adalah Abu Bakar. Setelah itu datang laki-laki lain meminta diizinkan masuk, beliau bersabda, “Izinkan dia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk surga.” Ternyata lelaki itu adalah Umar bin al-Khattab. Lalu datang lagi seorang lelaki meminta diizinkan masuk, beliau terdiam sejenak lalu bersabda, “Izinkan ia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk surga disertai dengan cobaan yang menimpanya.” Ternyata lelaki tersebut adalah Utsman bin Affan.

Kedudukan mulia

Utsman bin Affan juga merupakan sosok muslim yang memiliki kedudukan sangat mulia. Dijelaskan dalam riwayat berikut:

Muadz bin Jabal radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya aku melihat bahwa aku di letakkan di sebuah daun timbangan dan umatku diletakkan di sisi daun timbangan lainnya, ternyata aku lebih berat dari mereka.

Kemudian diletakkan Abu Bakar di satu daun timbangan dan umatku diletakkan di sisi yang lainnya, ternyata Abu Bakar lebih berat dari umatku. Setelah itu diletakkan Umar di sebuah daun timbangan dan umatku diletakkan di sisi yang lainnya, ternyata dia lebih berat dari mereka.

Sumber: Kisahmuslim.com