Rahmah

Keutamaan Orang yang Membangun Masjid dan Menyumbang Pembangunannya

Jangan meremehkan pembangunan masjid


Keutamaan Orang yang Membangun Masjid dan Menyumbang Pembangunannya
Pembangunan masjid (Dok. Dispenad)

AKURAT.CO Masjid merupakan tempat mulia yang digunakan oleh umat Islam untuk melakukan ibadah. Orang-orang yang gemar memakmurkan masjid sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang memiliki keimanan tingkat tinggi.

Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللهِ مَنْ آمَنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ  

Artinya: “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS Al-Taubah: 18).  

Orang yang gemar berkumpul di masjid, mereka akan diberikan rahmat oleh Allah SWT. Mereka akan diberikan kasih sayang yang terhingga oleh-Nya. Dalam salah satu hadits mulianya, Nabi Muhammad SAW bersabda:

   وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمِ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ  

Artinya: “Dan tidaklah suatu kaum berkumpul dalam satu dari beberapa masjid rumah turunnya rahmat Allah, seraya membaca dan bertadarus kitab-Nya di antara mereka, kecuali turun kepada mereka ketenangan dan dipenuhi rahmat dan dikelilingi para malaikat, serta Allah menyebut mereka di antara orang yang dekat di sisiNya” (HR Muslim).

Orang-orang yang senang dalam membangun tempat ibadah, atau mereka yang menyumbangkan hartanya, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang dicintai dan disenangi oleh Allah SWT.

Dalam hadits riwayat al-Dailami, Nabi bersabda:

   إِذَا أَحَبَّ اللهُ عَبْدًا جَعَلَهُ قَيِّمَ مَسْجِدٍ وَإِذَا أَبْغَضَهُ جَعَلَهُ قَيِّمَ حَمَامٍ.  

Artinya: “Jika Allah senang terhadap hamba-Nya maka Ia menjadikannya pengurus masjid. Dan jika Allah membenci hamba-Nya maka Ia menjadikannya petugas kolam renang (tempat hiburan yang melanggar syariat)” (HR al-Dailami). 

Bahkan, orang-orang yang gemar membangun masjid mereka akan dibangunkan rumah di surga nanti. Disebutkan dalam hadits riwayat Imam al-Bazzar:

Sumber: NU Online