News

Keutamaan Mendatangi Majelis Ilmu, Salah Satunya Dimuliakan Para Malaikat


Keutamaan Mendatangi Majelis Ilmu, Salah Satunya Dimuliakan Para Malaikat
Ilustrasi majelis ilmu (flickr.com)

AKURAT.CO, Ilmu adalah cahaya yang menerangi perjalanan hidup manusia. Kita tidak bisa mengetahui apa itu Islam, bagaimana caranya salat, apa saja yang diperintahkan, apa saja yang dilarang, dan lain sebagainya tanpa adanya suatu ilmu. Maka dari itu, menuntut ilmu hukumnya wajib bagi seluruh kaum muslimin dan muslimat dari lahir sampai ke liang lahat.

Menurut Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw pernah ditanya oleh salah seorang sahabatnya perihal siapa teman duduk yang paling baik.

Rasulullah kemudian bersabda, "Orang yang apabila kamu lihat, dapat mengingatkanmu kepada Allah, menambahkan ilmumu dalam pembicaraannya, dan mengingatkanmu kepada akhirat dari amal-amalnya."

Dari keterangan hadis di atas, jelas bahwa kita diperintahkan untuk selalu mencari ilmu dan mendatangi majelis-majelis ilmu. Meski saat ini kemajuan zaman sudah membuat sendi-sendi kehidupan serba praktis, tetapi menghadiri majelis ilmu dan duduk bersama guru atau ulama tetap lebih utama.

Dalam kitab Al Mu’jam al-Kabir diceritakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda;

"Apabila melewati taman surga, hendaklah kamu duduk di situ dan istirahatlah di situ."

Para sahabat lantas bertanya, "Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud taman surga itu?"

Nabi Muhammad saw menjawab, "Ialah majelis-majelis ilmu. Barang siapa yang duduk bersama ulama, maka dia duduk bersamaku. Dan barang siapa yang duduk bersamaku, seakan-akan dia duduk bersama Allah." (HR. Thabrani)

Bagi siapa saja yang duduk bersama guru dan para ulama dalam suatu majelis ilmu, maka akan mendapat berbagai keutamaan.

Pertama ia akan dimudahkan menuju surganya Allah.

Rasulullah saw bersabda, "Barang siapa menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surga." (HR. At-Tirmidzi dan Abu Daud)

Kedua ia akan dimuliakan para malaikat.

Nabi Muhammad saw bersabda, "Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) untuk membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka akan dinaungi rahmat, mereka akan dilingkupi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi para makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya." (HR. Muslim)

Ketiga ia akan mendapat pahala jihad fi sabilillah.

Jihad bukan hanya perang, melainkan juga menuntut ilmu sebagaimana yang tercantum dalam salah satu hadis Nabi Muhammad saw.

Rasulullah saw bersabda, "Barang siapa yang memasuki masjid kami ini (masjid Nabawi) untuk mempelajari kebaikan atau untuk mengajarinya, maka ia seperti mujahid fi sabilillah. Dan barang siapa yang memasukinya bukan dengan tujuan tersebut, maka ia seperti orang yang sedang melihat sesuatu yang bukan miliknya." (HR. Ibnu Hibban).

Wallahu a'lam. []