Rahmah

Keutamaan dan Tata Cara Salat Tasbih, Lengkap dan Praktis

Inilah tata cara salat Tasbih


Keutamaan dan Tata Cara Salat Tasbih, Lengkap dan Praktis
Ilustrasi salat berjemaah (pinterest.com)

AKURAT.CO, Salat sunah Tasbih merupakan salah satu salat sunah yang dianjurkan oleh para ulama. Salah satu keutamaannya adalah dalam salat tersebut memuat banyak bacaan-bacaan tasbih.

Muslim di Indonesia biasanya menjadikan salat sunah tersebut sebagai sarana untuk mendapatkan Lailatul Qadar di bulan Ramadhan. Tentu di malam itu terdapat banyak sekali keutamaan-keutamaan dan kemurahan Allah SWT untuk hambanya yang sedang memohon.

Adapun waktu pelaksanaan salat Tasbih adalah kapan saja, baik dilaksanakan pada siang hari maupun malam hari selagi bukan pada waktu yang diharamkan untuk salat.

Mengenai keutamaanya, dalam kitab Minhajul Qawim karya Ibnu Hajar, Imam As-Subki berpendapat bahwa tidaklah orang yang mendengar tentang keutamaan salat Tasbih, namun ia meninggalkannya kecuali orang itu adalah orang yang merendahkan agama. Sedangkan tata caranya adalah sebagai berikut:

Ibnu Hajar Al-Haitami memaparkan dalam kitabnya Al-Minhajul Qawim bahwa:

و صلاة التسبيح وهي أربع ركعات يقول في كل ركعة بعد الفاتحة والسورة: سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر، زاد في الإحياء: ولا حول ولا قوة إلا بالله خمس عشرة مرة وفي كل من الركوع والاعتدال وكل من السجدتين والجلوس بينهما والجلوس بعد رفعه من السجدة الثانية في كل عشرة فذلك خمس وسبعون مرة في كل ركعة

Artinya: “dan (termasuk shalat sunnah) adalah shalat tasbih, yaitu shalat empat rakaat di mana dalam setiap rakaatnya setelah membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya membaca kalimat subhânallâh wal hamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar—di dalam kitab Ihyâ ditambahi wa lâ haulâ wa lâ quwwata illâ billâh—sebanyak 15 kali, dan pada tiap-tiap ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan duduk setelah sujud yang kedua masing-masing membaca (kalimat tersebut) sebanyak 10 kali. Maka itu semua berjumlah 75 kali dalam setiap satu rakaat.” 

Berikut merupakan ringkasan tata cara salat Tasbih yang harus kita perhatikan:

Pertama, pada prinsipnya bahwa salat Tasbih ini tidak berbeda dari sisi tata cara pelaksanaan syarat dan rukun dengan salat yang lainnya. Hanya saja, dalam salat Tasbih ini ada tambahan bacaan kalimat thayibah dalam jumlah tertentu. Salat Tasbih ini dilaksanakan empat rakaat.

Kedua, setelah membaca surah Al-Fatihah dan surah lainnya, sebelum ruku' langsung baca bacaan tasbih (subhânallâh wal hamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar) sebanyak 15 kali. Setelah selesai, baru kemudian ruku'.

Sumber: NU Online