Rahmah

Keutamaan Baca Al-Qur'an, dari Pahala Berlipat hingga Syafaat di Hari Kiamat

Keutamaan Baca Al-Qur'an, dari Pahala Berlipat hingga Syafaat di Hari Kiamat
Membaca Al-Qur'an (Pinterest)

AKURAT.CO Islam memberikan tuntunan bagi umatnya dalam persoalan amal kebaikan setiap hari. Ini memberi pemahaman bahwa Islam adalah agama rahmat, yang ingin selalu memberi kasih sayang bagi manusia agar berada dalam kebaikan dan pahala.

Salah satu ibadah yang memiliki pahala sangat besar adalah membaca Al-Quran. Oleh sebab itu, muslim yang baik di antaranya adalah mereka yang istikamah membaca kitab suci umat Islam ini.

Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa membaca Al-Quran merupakan amal ibadah yang paling baik. Disebutkan dalam hadis,

baca juga:

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Artinya, “Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Quran.” (HR. al-Baihaqi).

Dalam banyak kesempatan Rasulullah SAW sendiri telah menuturkan bahwa membaca Al-Quran memiliki sejumlah keutamaan. Dilansir NU Online, berikut adalah beberapa keutamaan membaca Al-Quran berdasarkan hadis Nabi.

Pahala berlipat

Orang yang membaca Al-Quran akan memperoleh pahala yang berlipat-lipat. Setiap huruf dalam Al-Quran akan menjadi pahala bagi pembacanya. Kemudian, dari satu pahala itu dilipatgandakan menjadi 10 pahala.

Rasulullah SAW bersabda,

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ  

Artinya: “Kata ‘Abdullah ibn Mas‘ud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Siapa saja membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan kepada sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf.’” (HR. At-Tirmidzi).