News

Ketum Parpol Ini Diramal Bakal Jadi yang Pertama Kali Didatangi Puan Maharani

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menjadi orang pertama yang didatangi Ketua DPP PDIP Bidang Politik Puan Maharani.


Ketum Parpol Ini Diramal Bakal Jadi yang Pertama Kali Didatangi Puan Maharani
Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri berbincang bersama ketua bidang Politik dan Hukum Partai PDIP Puan Maharani saat pengumuman pasangan calon kepala daerah serentak 2020 di kantor pusat PDI, Jakarta, Rabu (19/2/2020). PDI Perjuangan resmi mengumumkan 48 pasangan calon (paslon) kepala daerah yang diusung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Pengumuman ini merupakan gelombang pertama. Ada sejumlah calon kepala daerah lain yang akan diumumkan di gelombang (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah memprediksi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menjadi orang pertama yang didatangi Ketua DPP PDIP Bidang Politik Puan Maharani.

"Mengingat PDIP punya hubungan yang lebih bersejarah dengan Gerindra. Pun Prabowo yang punya kans besar tetap maju sebagai kontestan," kata Dedi saat dihubungi AKURAT.CO, Minggu (26/6/2022).

Dedi memperkirakan, penjajakan yang akan dilakukan tentu menandakan PDIP telah siap dan mulai terbuka dalam menjalankan misi koalisi.

baca juga:

"Ini barangkali yang disebut Megawati agar kader jangan berspekulasi soal koalisi, karena dia ingin secara khusus pembahasan koalisi berada di keputusan Puan," tuturnya.

Lantas Dedi pun berpandangan, gelagat kekhawatiran PDIP belum muncul. Namun, adanya tugas khusus yang diberikan Megawati Soekarnoputri kepada putrinya bisa saja karena PDIP dianggap terlalu jauh mengungguli parpol lain. Sehingga, daya tawarnya cukup tinggi.

"Bahkan jika parpol lain haya membentuk dua poros sekalipun, PDIP tetap masih sanggup mengimbangi dari sisi mesin parpol, hanya saja jika koalisi lain punya tawaran tokoh yang lebih kuat, maka PDIP perlu bersiasat," ungkapnya.

Selain itu, kata Dedi, bisa saja sebagai permulaan restu Megawati mengusung Puan sebagai kader terbaik mereka untuk Pilpres 2024. Sehingga, Megawati mulai menugaskan Puan untuk menggantikan Megawati sebagai Ketum parpol.

"Karena meskipun PDIP dapat mengusung sendiri kadernya, peluang kemenangan di Pilpres jauh lebih terbuka jika koalisi dengan parpol lain," pungkasnya.

Seperti diketahui, Puan mengaku mendapatkan perintah dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk mendatangi seluruh Ketua Umum partai politik di Indonesia. []