News

Ketum PA 212 Jadi Tersangka, Kubu Prabowo: yang Berpotensi Dulang Suara Mulai Digerus Satu-satu


Ketum PA 212 Jadi Tersangka, Kubu Prabowo: yang Berpotensi Dulang Suara Mulai Digerus Satu-satu
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di DPR, Rabu (7/11) (AKURAT.CO/Khalishah Salsabila)

AKURAT.CO, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi menilai ada upaya penggerusan terhadap kubu pasangan 02 secara terang - terangan.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua BPN, Ahmad Muzani terkait penetapan tersangka Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif.

"Sekarang sudah mulai bahwa orang-orang yang berpotensi mendulang suara di lingkaran BPN sudah mulai digerus satu per satu," kata Muzani di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Muzani menyebutkan beberapa kasus yang telah dijatuhkan vonis yang berasal dari kubu Prabowo. Namun hal serupa tidak terjadi di kubu petahana. Muzani mengaku heran.

"Sementara mereka (kubu Jokowi) sepertinya timnya baik-baik, bersih-bersih, tidak ada kesalahan. Laporan kita juga dianggap tidak ada bukti hukum, sehingga tidak perlu dipanggil-panggil, dimintai keterangan. Padahal laporan kita seabrek-abrek," ujar Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi itu.

Muzani menilai hal itu tidak adil. Muzani menyebut laporan dari pihak 02 jarang sekali diproses lebih lanjut.

"Bukan ketimpangan lagi, itu namanya berat sebelah," tegas Muzani.

Sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Surakarta, Jawa Tengah. Atas dugaan melakukan tindak pidana pemilu. []