News

Ketum AMSI Sebut Masyarakat Tidak Hanya Butuh Berita Keras

Wenseslaus Manggut menyebut masyarakat tidak hanya membutuhkan berita keras (hard news).


Ketum AMSI Sebut Masyarakat Tidak Hanya Butuh Berita Keras
ilustrasi (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wenseslaus Manggut menyebut masyarakat tidak hanya membutuhkan berita keras (hard news).

“Informasi tidak harus selalu politik ekonomi atau hard news lainnya. Publik membutuhkan konten sosial berisi informasi tentang kira-kira mana tempat makanan di kota kita yang tertib prokesnya, bagaimana prokes jaga jarak di pusat belanja, tempat kongko paling sehat, list tukang sate, list tukang cukur, dan lain-lain,” kata Wens -sapaan akrab Wenseslaus- dalam Seminar Nasional ‘Smart City, Creative Government: Membangun Ekosistem Digital CETTAR Bagi Pembangunan Provinsi Jawa Timur’, yang digelar secara luring dan daring oleh AMSI Jatim, Jumat (11/6/2021).

Wens mengungkapkan, berita tentang kehidupan jarang masuk di media arus utama. Sebab, pola pikir pengelola media masih konservatif, yakni pemberitaan keras.

“Tak terbayang di pikiran kita bahwa informasi seperti ini bisa dijual,” katanya.

Selain contoh di atas, lanjut Wens, media massa bisa memberikan perhatian pada kegiatan amal. Misalnya, media bisa mengampanyeken kegiatan sosial yang mengajak masyarakat beramal.

“Kita bisa bekerjasama dengan Dinas Sosial, brand yang punya CSR (Corporate Social Responsibility),” kata Wens.

Wens mengungkapkan, media massa digital dan daring juga perlu membuat semacam komunitas antihoaks dan antiujaran kebencian dengan melibatkan banyak pihak. “Saat ini banyak BUMN dan perusahaan yang ingin dicitrakan ikut dalam kamnpanye anti hate speech dan antihoaks,” kata Wens.

Wens berpesan anggota AMSI perlu berkolaborasi dengan Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi untuk ikut mengangkat bisnis UMKM.

“Buka jalan bagi user untuk beli. Ini penting, karena saat ini semua orang berjualan pakai teknologi digital. Kita media digital yang setiap saat dikunjungi karena orang ingin update informasi,” kata Wens.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu