Ekonomi

Ketua MPR Ajak Anak Muda Manfaatkan Teknologi Digital untuk Berwirausaha Bangun UMKM

Ketua MPR Ajak Anak Muda Manfaatkan Teknologi Digital untuk Berwirausaha Bangun UMKM
Ketua MPR Bambang Soesatyo memberikan pidato saat melakukan pertemuan dengan duta besar negara sahabat di ruang Delegasi, Nusantara IV, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat mengisi studi umum FHISIP Universitas Terbuka di Bali mengajak anak muda memanfaatkan teknologi digital untuk berwirausaha membangun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Pertama handphone, itu adalah sumber pendapatan kita, jangan hanya pakai handphone untuk bertukar pesan tapi sebesar-besarnya sarana memperoleh uang apalagi untuk masuk dunia digital," kata dia di Denpasar, Bali, Minggu (27/11/2022).

Ketua MPR RI itu menyadari bahwa membangun UMKM merupakan hal yang sulit ketika anak muda dihadapkan pada keraguan dan kemalasan, namun saat ini kemudahan juga tersedia karena seluruh ruang terbuka, sehingga lebih mudah menjadi pengusaha di era digitalisasi.

baca juga:

Selain itu, sebagian besar anak muda khususnya yang hadir mendengarkan mengaku sudah memiliki pekerjaan, sehingga selain teknologi digital, jejaring menjadi salah satu faktor pendukung dalam memulai usaha.

Dalam studi umum yang membahas peran UMKM dalam menghadapi persaingan global pascapandemi itu, Bamsoet menyampaikan fakta sejarah soal krisis ekonomi pada 1998 yang tidak mampu mempengaruhi ekonomi Indonesia karena kemunculan UMKM.

"Sejarah membuktikan dalam perjalanan bangsa kita mulai krisis moneter 1998 dan 2008 itu UMKM jadi salah satu jalan keluar dan yang mampu bertahan terhadap situasi, sehingga dalam keadaan pasca pandemi covid-19 dan krisis global sekarang menurut saya salah satu caranya memperkuat sektor UMKM," ujarnya.

Untuk menggaet anak muda memulai wirausaha serta memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkannya, Bamsoet menyebutkan sejumlah upaya pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Ada regulasi mulai dari kredit usaha rakyat bunga rendah, program pinjaman tanpa agunan, dan lainnya, itu adalah cara pemerintah memperbanyak UMKM, tinggal bagaimana kita memberikan literasi, dukungan, inspirasi dan mendorong anak muda menjadi UMKM-UMKM baru," kata mantan Ketua DPR RI itu.

Dalam menghadapi tantangan pascapandemi covid-19 ini, Bamsoet juga menyarankan kepada masyarakat terdampak seperti pekerja atau buruh yang diberhentikan agar memanfaatkan situasi untuk mulai berbisnis.